BEM dan DEMA Deklarasi Bentuk FKBB Sebagai Wadah Sinergitas Kolaborasi Mahasiswa Bengkalis
Foto: Forum Komunikasi BEM di Kabupaten Bengkalis
BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Badan Eksekutif (BEM) Mahasiswa dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) se-Kabupaten Bengkalis periodesasi tahun 2025/2026 pada kampus Politeknik Negeri Bengkalis, (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri), Institut Teknologi Mitra Gama (ITMG) dan Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) melakukan kolaborasi kegiatan Focus Group discussion (FGD) serta sekaligus deklarasi membentuk Forum Komunikasi BEM se-Kabupaten Bengkalis (FKBB) dan penetapan Korda BEM se-Provinsi Riau (BEM Sri) kabupaten Bengkalis.
Tepatnya pada hari Minggu malam 13 April 2025, pukul 19.00 hingga 23.00 WIB, bertempat di Cafe Star Up di Jalan H.R Soebrantas no 88 Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis. Dalam pertemuan lintas kampus ini dilaksanakan dengan antusiasme pengurus BEM serta DEMA yang ikut hadir.
Pada FGD yang berlangsung, forum sepakat mengakomodir dan menindaklanjuti aspirasi dengan membentuk dua aliansi organisasi kemahasiswaan, yakni FKBB dengan 7 pengurus inti yang diamanahkan untuk menakhodai FKBB diantaranya, ketua Oktovianes Sinyo Lesnussa (ISNJ), wakil ketua Sri Anggraini (ITMG), wakil ketua Muhammad Rizqi Muzaki (STAIN), wakil ketua Herizal Kurniawanto (Polbeng).
Dan anggota di antaranya, Yoga Kurniawan (STAIN), Farhan (Polbeng), Pipin Norhazlinda (ISNJ) serta Herizal Kurniawan Presma Polbeng sebagai Korda BEM Sri Kabupaten Bengkalis.
Muhammad Rizqi Muzaki, Ketua DEMA STAIN Bengkalis, mengatakan beranjak dari gagasan seluruh Presma dalam kesamaan pola fikir dan bertindak dalam rangka menyatukan seluruh BEM di Kabupaten Bengkalis.
Alhamdulillah, terwujud lah FKBB yang bertujuan sebagai wadah sinergitas dan kolaborasi mahasiswa Bengkalis sebagai garda terdepan untuk keberlanjutan mahasiswa guna meningkatkan peran aktif dalam mengidentifikasi dan menganalisis isu ditengah masyarakat.
"Serta mengambil posisi strategis dalam menyatakan pendapatnya terhadap isu-isu pada aspek pendidikan, agama, ekonomi, sosial, budaya dan politik. Dan yang paling penting FKBB mampu berkontribusi dalam peran aktifnya mencari cara dan membuka peluang meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bengkalis," ujar Muzaki.
Dikesempatan ini, turut andil via zoom meeting yakni Sri Anggraini selaku Presma Istitut Teknologi Mitra Gama Bengkalis yang merupakan satu-satunya Presiden mahasiswa unsur kaum perempuan di Bengkalis, menyampaikan bahwa forum ini (FKBB) bukan hanya sebagai ruang diskusi antar presma BEM dan DEMA, tapi juga sebagai motor penggerak bagi seluruh mahasiswa di Bengkalis.
Harapannya, ia katakan, kita semua FKBB bersama perangkat di dalamnya berlandaskan Tridharma Perguruan Tinggi selaiknya menjadi dinamisator memperjuangkan aspirasi masyarakat bersama mahasiswa.
Dengan menghadirkan program kegiatan konkret yang berdampak langsung dan ikut mengawal kebijakan pemerintah dalam hal mengawasi kebijakan, menyampaikan kritik solutif serta mengadvokasi hak hak masyarakat dengan cara yang elegan.
"FKBB hadir bukan sekedar simbol, tapi benar benar menjadi solusi di tengah kondisi geopolitik, geoekonomi nasional dan dunia yang sangat dinamis dan kian bergejolak," ungkap Sri mengakhiri.


Komentar Via Facebook :