Salah Sasaran Pelajar Jadi Korban

Oknum Keamanan Perusahaan Sawit Bacok Pelajar di Kampar

Oknum Keamanan Perusahaan Sawit Bacok Pelajar di Kampar

Ilustrasi Aksi Pembacokan

PEKANBARU, Ranahriau.com - Akibat salah sasaran seorang  pelajar (MH) menjadi korban pembacokan oleh seorang oknum keamanan perusahaan sawit PT.SEBAL (Sekar Bumil Alam Lestari) di Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar - Riau, Senin (3/3/25).

Diketahui korban MH menderita luka bacok sebanyak 13 jahitan dibagian paha. Kejadian ini berawal ketika seorang oknum keamanan PT.SEBAL tengah mengejar seorang yang diduga pencuri buah kelapa sawit di areal perusahaan.

MH yang saat itu tengah bekerja di kebun milik warga yang berbatasan dengan areal kebun perusahaan, sontak kaget ketika melihat aksi kejar-kejaran oknum keamanan dengan pencuri. 

Spontan melihat kejadian tersebut, MH juga ikut berlari keluar areal namun nahas MH terjatuh dan oknum keamanan PT.SEBAL dengan sigap membacok MH tanpa bertanya terlebih dahulu.

"Pihak korban menginginkan pihak perusahan agar maaf kepada seluruh warga sekitar karena sikap oknum yang arogan, semena-mena , dan tidak beretika dalam melaksanakan tugasnya," kata kuasa hukum korban, Jhon Tua Purba, Jum'at (7/3/25) di Pekanbaru.

Informasi yang diperoleh, oknum keamanan perusahaan tersebut merupakan seorang oknum TNI berstatus sewaan dari pihak PT.SEBAL

 

Kejadian ini pun sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan nomor nomor LP / B / 54 / III / 2025 / SPKT / POLSEK TAPUNG HILIR / POLRES KAMPAR / POLDA RIAU. Sementara dari penuturan Jhon, bahwa oknum pengamanan PT.SEBAL masuk kerumah warga tanpa permisi dengan membawa alat sajam (parang).

"Selain itu masyarakat juga resah terhadap keadaan ini dan diharapkan dengan ada kasus ini kedepannya pihak perusahaan dengan warga sekitar bisa bekerja sama punya hubungan harmonis dalam menanggulangi pencurian sawit yang dimana bukan hanya kebun perusahaan saja menjadi korban, melainkan kebun masyarakat juga kerap dicuri," papar Jhon. (Red)

Editor : Ahnof
Komentar Via Facebook :