Ucapan Aktris Pemeran Utama dianggap Merendahkan Versi Asli

4 Kontroversi Snow White Live Action dari Disney

4 Kontroversi Snow White Live Action dari Disney

https://www.instagram.com/p/DDHzwzoRpV2/

RANAHRIAU.COM– Disney kembali dengan live action yang berasal dari cerita anak-anak legendaris miliknya.

Kali ini giliran Snow White yang siap untuk naik ke layar lebar pada 21 Maret 2025.

Cerita klasik Snow White, yakni seorang putri yang tertidur karena racun dalam apel, kemudian dibangunkan oleh seorang pangeran.

Namun, untuk live action ini tampaknya akan memiliki perbedaan dari versi aslinya.

Meski masih harus bersabar untuk menantikan penayangan di bioskop, Snow White live action telah menarik perhatian karena sederet kontroversi yang mewarnai.

Bahkan sempat muncul ajakan untuk memboikot film ini, berikut beberapa kontroversi yang menyelimuti film Snow White.

Pemilihan Rachel Zegler sebagai Snow White

Rachel Zegler adalah artis dengan darah Kolombia dari ibunya dan ayahnya merupakan keturunan Polandia.

Sehingga kulitnya yang berwarna kecoklatan dianggap kurang cocok sebagai Snow White, karakter yang selalu diceritakan memiliki kulit seputih salju.

Permasalahan Disney memilih aktor yang memerankan karakter dan memiliki perbedaan warna kulit dengan cerita asli bukanlah hal baru.

Sebelumnya, ada Halle Bailey yang diprotes ketika memerankan Ariel di The Little Mermaid tahun 2023.

Penggunaan CGI pada 7 Kurcaci

Disney telah memilih untuk menggunakan citra yang dihasilkan komputer (CGI) untuk para kurcaci di Snow White ini.

Menurut Disney, para kurcaci tersebut adalah makhluk ajaib, bukan manusia kecil di kehidupan nyata. 

Untuk namanya, ketujuh kurcaci masih memiliki panggilan yang sama, yakni Bashful, Doc, Dopey, Grumpy, Happy, Sleepy, dan Sneezy.

Namun keputusan yang diambil Disney untuk 7 kurcaci ini menuai perdebatan.

Pasalnya, tak sedikit yang berharap jika live action adalah proyek film yang dilakukan oleh manusia nyata, tanpa efek dari CGI untuk karakternya.

Judul asli Snow White and the 7 Dwarfs telah diganti menjadi Snow White saja.

Latar belakang Rachel Zegler dan Gal Gadot

Gal Gadot yang berperan sebagai Evil Queen dikenal sebagai artis yang selalu vokal saat membela Israel.

Sedangkan Rachel Zegler juga vokal mengenai pembebasan Palestina dari genosida yang dilakukan oleh Israel.

Rachel terang-terangan di sosial media kalau ia memberikan dukungan sepenuhnya kepada Palestina sejak 2021.

Ia juga menjadi salah satu publik figur yang mendukung gencatan senjata untuk mengakhiri genosida Israel.

Saat trailer Snow White juga ramai di sosial media, Rachel juga masih menyelipkan pesan untuk ikut dalam bagian pembebasan Palestina.

Ucapan Rachel Zegler yang Dianggap Menyinggung Versi Asli Snow White

Saat mempromosikan Snow White tahun lalu, Rachel Zegler melontarkan serangkaian komentar yang mengejek animasi aslinya.

Mengutip dari Forbes, dalam interview pada tahun lalu, Rachel Zegler berbicara tentang perubahan yang dilakukan pada aslinya.

Ia menekankan bahwa sekarang ini bukan lagi tahun 1937 dan bahwa Snow White tidak akan diselamatkan oleh sang pangeran, seperti yang selama ini digambarkan.

“Dia tidak akan bermimpi tentang cinta sejati, dia bermimpi untuk menjadi pemimpin yang dia tahu dia bisa,” ujar Rachel.

Kemudian dalam interview lain bersama D23 Expo, Rachel Zegler menyebut pangeran yang menciumnya seperti di cerita asli adalah seorang penguntit.

Ia juga menambahkan jika cerita tersebut tidak ada dalam versi filmnya ini. 

Editor : RRMedia
Sumber : https://www.forbes.com/sites/danidiplacido/2023/08/22/the-many-controversies-of-disneys-snow-white-r
Komentar Via Facebook :