Pernah Jadi Pemain Legendaris di FC Barcelona
3 Fakta Unik Karier Sepak Bola Kluivert yang bakal Tukangi Timnas Indonesia
Potret calon pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert bersama pemain bintang FC Barcelona, Lionel Messi. (Instagram.com/@patrickkluivert9)
JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Jurnalis asal Italia sekaligus pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano memastikan Patrick Kluivert menjadi pelatih anyar Timnas Indonesia, pada Senin, 6 Januari 2025.
"Patrick Kluivert akan menandatangani kontrak sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, kesepakatan telah tercapai,"
Hal ini dungkapkan Fabrizio lewat akun Twitter @Fabrizio Romano, pada Senin, 6 Januari 2025.
"Opsi dua tahun ditambah 2 tahun, presentasi akan dilakukan pada 12 Januari 2025 di Indonesia."
"Tujuannya adalah mencapai Piala Dunia 2026," tambahnya.
Pernyataan Fabrizio bukan sekadar rumor, sebab pernyataannya sama dengan yang diutarakan Ketum PSSI, Erick Thohir.
Erick akan mengenalkan pelatih baru Garuda itu pada Ahad, 12 Januari 2025.
"Nanti kita undang semua media untuk konferensi pers berikutnya di tanggal 12 Januari 2025,"
Jelas Erick Thohir pada jumpa pers di Menara Danareksa, Jakarta, pada Senin, 6 Januari 2025.
"Kurang lebih jam empat sore, jadi nanti kalau ada rekan-rekan media yang ingin tanya jawab dengan pelatihnya, langsung saja."
"Tanggal 11 malam mendarat, tanggal 12 kita beri kesempatan media untuk tanya jawab," tandasnya.
Kedatangan pelatih anyar, membuat sebagian publik Tanah Air penasaran dengan sepak terjang Kluivert sepanjang karier kepelatihannya sejauh ini.
Dua laga pertama yang akan dilakoni Kluivert bersama Garuda yakni melawan Timnas Australia dan Bahrain di Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 pada Maret 2025 mendatang.
Lantas, mampukah Kluivert beradaptasi dengan Timnas Indonesia hingga mampu membawa Garuda menembus Piala Dunia 2026? Intip sepak terjang sang pelatih baru di dunia sepak bola Eropa.
Kluivert Bukan Nama Asing di Dunia Sepak Bola Eropa
Bagi yang belum tahu, Kluivert adalah legenda Timnas Belanda yang pernah bermain di klub besar Eropa, seperti Ajax, Amsterdam, AC Milan, dan FC Barcelona.
Pria yang kini berusia 48 tahun itu juga pernah memenangi Liga Champions dan Piala Super Eropa bersama klub asal Belanda, Ajax.
Selain itu, Kluivert juga memiliki catatan prestasi gemilang bersama klub asal Spanyol, FC Barcelona dengan menjuarai Liga Spanyol hingga Piala Super Spanyol.
Dilansir dari Transfermarkt, Kluivert mengoleksi 206 gol dari 480 pertandingan sepanjang kariernya sebagai pemain sepak bola di Eropa.
Jumlah itu belum termasuk dengan 40 golnya bersama timnas Belanda, dengan satu kali gelar top skor di ajang Euro 2000 dengan lima gol saat mengantarkan negaranya sampai ke babak semifinal.
Karier Kepelatihan Kluivert dari Asisten hingga Pelatih Tim Kelompok Umur
Karier kepelatihan Kluivert banyak berkutat sebagai asisten dan pelatih tim kelompok umur sejak tahun 2011 silam.
Kala itu, Kluivert memulai karier sebagai asisten pelatih di klub asal Belanda, AZ Alkmaar dan NEC Nijmegen, dan sempat melatih tim kelompok umur (U-21) Twente pada 2011-2012.
Pada tahun 2014, Kluivert menjadi asisten Louis van Gaal di Timnas Belanda dan meraih juara ke-3 di Piala Dunia FIFA 2014.
Ayah dari pemain AFC Bournemouth di Liga Inggris, Justin Kluivert itu juga pernah menukangi Timnas Curacao pada 2015-2016 dan klub asal Turki, Adana Demirspor pada 2023.
Pengalaman Kluivert bersama Timnas Curacao yakni bermain sebanyak 14 pertandingan, dengan 4 kemenangan, 4 imbang, dan 6 kekalahan.
Kemudian, saat menukangi Adana Demispor menjalani 20 pertandingan, dengan 8 kemenangan, 6 imbang, dan 6 kekalahan.
Ciri Khas Strategi Kluivert: Menyerang dan Tajam di Lapangan
Kluivert dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dalam catatan sejarah sepak bola di Belanda hingga di Eropa.
Prestasinya sebagai pemain di level klub dan internasional, serta kontribusinya sebagai pelatih, menjadikannya figur yang dihormati dalam dunia sepak bola.
Strategi menyerang khas Belanda menjadi ciri khas strateginya sebagai juru taktik untuk para pemain di atas lapangan.
Jika menilik formasi yang kerap dipakai Kluivert kala menukangi Timnas Curacao dan klub Adana Demirspor, menggunakan pola 4-2-3-1 atau 4-3-3.
Formasi yang kerap digunakan pelatih pada umumnya di Eropa untuk membuat para pemain lebih menyerang dan tajam di atas lapangan.***


Komentar Via Facebook :