Pilgubri 2018
Siapapun Calon nya, Harus Pro Rakyat.
Terkait bakal calon Gubri 2018, terlihat akan ada dua blok antara riau pesisir dan daratan yang akan bertarung dalam perhelatan politik.
Pekanbaru, RanahRiau.com- Anggota DPRD Provinsi Riau, Bagus Santoso menilai, persoalan riau pesisir dan daratan, mestinya sudah tidak lagi menjadi pembahasan. Pasalnya, kata dia, siapapun nanti yang akan menduduki kursi riau satu harus tetap memberikan keadilan kepada semua daerah di Riau.
"Memang dari sebagian kalangan menganalisa bahwa posisi daratan dan pesisir cukup dominan, dan itu sah sah saja, namun tetap konteks nya adalah riau secara keseluruhan." Paparnya kepada ranahriau.com, Kamis (2/3/17) di Pekanbaru.
Selain itu juga, dirinya memandang, ketika gubernur terpilih dominan berasal dari riau pesisir ataupun daratan, potensi nepotisme pun sangat kental, akhirnya tata pemerintahan menjadi tidak profesional.
"Ini persoalan nya, jika nanti yang menjadi gubernur adalah orang dari pesisir maka yang akan diprioritaskan tentu daerah nya, sebaliknya pun akan sama, akhirnya dalam penempatan jabatan startegis di pemerintahan tidak melihat dari aspek profesionalisme." ujar dia.
Oleh karena itu, masih di jelaskan wakil ketua PAN Riau ini, siapapun yang akan maju menjadi bakal calon gubernur riau, harus memperhatikan kepentingan rakyat secara keseluruhan, bukan kepentingan pribadi ataupun kelompok, agar Riau lebih maju lagi.
"kita harapkan, yang bisa membawa perubahan, dan mendahulukan kepentingan masyarakat bukan kelompok tertentu." tandasnya. (Fes).


Komentar Via Facebook :