Ribuan rakyat Korea Selatan demo, minta Yoon Sok Yeul hengkang dari Kepresidenan
Foto: ist, sumber: detik.com
SEOUL,RANAH RIAU.COM- Ribuan rakyat Korea Selatan gelar aksi besar-besaran. Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan saat unjuk rasa yang menyerukan pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, yang mengumumkan darurat militer di depan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, (7/12/2024).
Dilansir dari media online CNBC Indonesia, Mereka menuntut Presiden Yoon Suk Yeol untuk mundur setelah ia memberlakukan darurat militer yang mengejutkan, meskipun hanya berlangsung singkat.
Sebelumnya, partai oposisi menggelar unjuk rasa di tangga Majelis Nasional di Seoul, menyerukan pemakzulan Presiden Yoon.
Aksi ini dipimpin oleh Ketua Partai Demokrat (DP), Lee Jae-myung.
Krisis Politik dan Reaksi Internasional Deklarasi darurat militer oleh Yoon menjadi yang pertama dalam lebih dari empat dekade.
Namun, keputusan tersebut langsung dibatalkan oleh parlemen dalam sidang yang penuh drama.
Tindakan ini memicu kekhawatiran dari sekutu internasional Korea Selatan, termasuk Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, menyambut baik pencabutan darurat militer tersebut.
Partai-partai oposisi telah mengajukan mosi pemakzulan terhadap Yoon di parlemen.
Dengan mayoritas besar di Majelis Nasional yang beranggotakan 300 orang, mereka hanya membutuhkan sedikit dukungan dari partai presiden untuk meloloskan mosi tersebut.
Krisis politik ini juga berdampak pada pasar keuangan.
Bursa saham Seoul ditutup turun lebih dari satu persen pada Rabu, menggambarkan kekhawatiran pasar atas ketidakstabilan politik.


Komentar Via Facebook :