Impian Masyarakat Lubuk Ramo Tercapai, M. Yunus : Ini Pertama Dalam Sejarah.!!

Impian Masyarakat Lubuk Ramo Tercapai, M. Yunus : Ini Pertama Dalam Sejarah.!!

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Tradisi Pacu Jalur adalah bukti kebanggaan dan warisan budaya yang terus hidup di kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), provinsi Riau.

Tradisi yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini melalui perahu kayu yang berlomba di sungai itu ternyata sudah lama diimpikan oleh masyarakat desa Lubuk Ramo, kecamatan Kuantan Mudik.

Impian itu baru bisa dicapai tahun ini setelah diselenggarakan pelayuran Jalur oleh masyarakat desa Lubuk Ramo, kamis (14/3/2024) malam, dan sudah diberi nama 'Pematang Putui Rajo Bukik Bunian'.

" Ini pertama dalam sejarah! Alhamdulillah atas izin Allah, dan dengan kekompakan masyarakat akhirnya desa Lubuk Ramo bisa memiliki Jalur seperti desa-desa lain yang ada di Kuansing," ucap tokoh Masyarakat Lubuk Ramo, M. Yunus.

Rencana pembuatan Jalur ini, kata Yunus, berawal dari musyawarah kecil beberapa kelompok tani, yang kemudian dimusyawarahkan di tingkat desa bersama seluruh lapisan masyarakat.

" Alhamdulillah Ninik mamak, bersama tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat sepakat untuk membuat Jalur," ucap Yunus.

" Kini masyarakat desa Lubuk Ramo sudah memiliki Jalur sendiri, dan siap berlaga di seluruh event yang telah dijadwalkan oleh pemerintah daerah kabupaten Kuantan Singingi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Tradisi Pacu Jalur telah menjadi bagian dari budaya turun temurun di Kuansing selama lebih dari 100 tahun. Jalur, yang dulunya hanya digunakan sebagai alat transportasi bagi masyarakat di Sungai Kuantan, kemudian diadopsi dalam perlombaan adu cepat yang menarik perhatian.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :