Meminimalisir Resiko Kesalahan, Dinas PUPR Meranti Gelar Bimtek
Foto : Ist
MERANTI, RANAHRIAU.COM- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti Mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek) diruangan rapat kantor PUPR selama 3 hari.
Dengan Tema Titik Krisis Perencanaan Pengadaan Jasa Konstuksi, Persiapan Pengadaan Jasa Kontruksi, Perencanaan dan Pelaksanaan Jasa Kontruksi Secara Swakelola kegiatan dimulai pada selasa (23/01) Dari lampiran surat resmi permohonan PUPR Meranti ada 3 yang di ajukan berikut nama-namanya : Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kotamabagu Provinsi Sulawesi Utara yaitu Rafan Mokoginta SKM M.S.A, Kepala Bagian UKPBJ Kota Denpasar Provinsi Bali I Made Heriyana SH CCMs, CPSd, Direktur KM dan Partners Jakarta Selatan DKI Jakarta Khalid mustafa ST.Mkom, CCMS .C.M.C CPS.p CCD.
Pantauan RanahRiau.com dilapangan, ketiga Narasumber memberikan penjelasan teori teknis kepada peserta yang bekerja dilingkungan dinas PUPR, mulai dari ASN hingga honorer termasuk Kepala Dinas Fajar Triasmoko. MT serta kepala bidang yang membidangi masing-masing bidang.
Ini daftar tema dan narasumber kegiatan yang berlangsung hingga 25 januari. Pada tanggal 23 Januari 2024 Titik Krisis PBJ narasumber Khalid Mustofa. Perencanaan Swakelola. Persiapan Swakelola narasumber Rahfan Mokoginta. Pada tanggal 24 Januari 2024 Pelaksanaan Swakelola Narasumber Rahfan Mokoginta, Perencanaan dan Pengadaan untuk Kontruksi narasumber I Made Heriyana
Pada tanggal 25 Januari 2024 Persiapan Pengadaan untuk pekerjaan Kontruksi, Titik Kritis Pemilihan Penyedia Pekerjaan kontruksi narasumber I Made Heriyana.
Fajar Triasmoko mengatakan, dengan mengawali awal tahun 2024 bimbek tersebut dapat memperluas wawasan pada tema yang telah ditentukan, dengan mengantisipasi resiko realisasi pekerjaan agar lebih baik lagi dirinya mengingatkan kepada peserta untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya kepada narasumber yang berkompeten. Serta momen yang beharga baginya ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Bimtek ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kerja yang lebih efektif dan efisien. Selain itu menambah wawasan agar resiko kesalahan dapat diminimalisir. Bila perlu, momen yang beharga ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dengan cara mengambil ilmu sebanyak-banyaknya pada saat bimtek ini berlangsung."ujarnya.
Tak banyak yang dibicara dikeranakan waktu terbatas, kedepannya Fajar mengatakan tidak adalagi temuan dari pihak berwenang. "Dengan adanya bimtek ini semoga tahun depan tidak ada temuan dari BPK."pungkasnya.


Komentar Via Facebook :