Pilwako Pekanbaru

Muhammadiyah Riau Bersikap Netral

Muhammadiyah Riau Bersikap Netral

PEKANBARU, RanahRiau.com - terkait pemilihan walikota Pekanbaru, Organisasi Islam Muhammadiyah menegaskan, akan bersikap netral, dan tidak memihak kepada seluruh pasangan calon. hal ini di katakan Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau, Jon Hendri Hasan, SH. Saat di wawancara pewarta ranahriau.com, (8/2/17) di Pekanbaru.

"secara institusi muhammadiyah dilarang untuk memihak kepada calon manapun, tetapi secara pribadi dipersilakan kepada warga muhammadiyah untuk memilih sesuai dengan pilihan masing2, karena muhammadiyah juga menjaga hubungan baik dengan para calon." papar dia.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, bahwa warga Muhammadiyah sudah sangat cerdas dalam menyikapi persoalan politik, terlebih mengenai pemilihan kepala daerah. Artinya, kata dia, setiap warga Muhammadiyah tidak akan tergoda dengan janji janji politik pasangan calon manapun, apalagi iming iming material. Bagi Muhammadiyah, siapapun nanti yang terpilih harus bisa menjaga amanah dan membuat pekanbaru lebih baik.

"Warga muhammadiyah sudah cukup cerdas dalam memilih, dan secara pribadi saya yakin mereka akan memilih dengan tepat dan memiliki pandangan yang cerdas sehingga tidak akan mudah tergoda dengan janji janji dari para calon yang bersifat politik transaksional dan pragmatis, tidak perlu diarahkan lagi, mereka sudah cukup paham dengan pandangan masing masing." sergah nya.

Sementara itu, saat ditanyai lebih dalam, apakah ada beberapa pasangan calon, baik secara langung maupun tidak langsung menyatakan ada hubungan kedekatan dengan muhammadiyah, lalu meminta dukungan dari Muhamadiyah? Dirinya menjawab,  memang ada yang mendekati, karena ketiga paslon adalah warga Muhammadiyah, baginya, jika secara pribadi tidak ada larangan, namun secara kelembagaan kami tidak memihak calon manapun.

"memang harus diakui dari calon tersebut ada tiga calon yang merupakan warga muhammadiyah, tetapi itu tidak ada masalah sama sekali dengan pilihan masing masing pribadi warga muhammadiyah, mereka cukup cerdas dalam memilih. Jadi kalau ada pasangan atau calon yang mengklaim bahwa mereka didukung oleh muhammadiyah itu tidak benar, karena secara organisasi muhammadiyah tidak akan mendukung calon manapun, tetapi secara personal silakan saja." jelasnya. (Hfz).

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :