Satu Unit Cold Deasel Diduga Mengangkut BMM Ilegal Terjungkal di Teluk Kuantan
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Satu unit mobil Cold diesel yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) Ilegal terjungkal di Jl. Merbau Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (18/06/2023) siang.
Janggalnya, warga di sekitar lokasi kejadian tidak satupun yang berani memberikan keterangan siapa pemilik mobil tersebut, sebab mobil dengan nomor polisi BG 8471 LG itu ditinggal pemilik di lokasi kejadian dalam keadaan terjungkal.
Salah seorang warga yang melintas di lokasi kejadian yang tidak mau dituliskan namanya, mengaku bahwa kejadian itu memang janggal. Ia menjelaskan bahwa dirinya menemukan beberapa bungkusan sabun serbuk merk Daia (Softener) yang diduga digunakan untuk menghilangkan bau BBM yang tumpah.
" Banyak kejanggalan yang ditemukan di lapangan, seperti banyaknya sabun batang dan sabun cair yang diduga digunakan untuk menghilangkan bau solar yang tumpah dari isi tangki mobil sekitar sebesar 4x2 meter, yang terbuat dari plat besi.
Selain itu, saya juga menemukan 1 buah ember besar warna hitam ada disamping mobil, yang dikelilingi bungkusan sabun. Ember tersebut diduga digunakan untuk mengaduk sabun cair dan sabun kering. Untuk pemilik ataupun sopir sepertinya sudah melarikan diri," tukasnya.
Sementara itu, Kepala dinas perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi mengaku sudah berada di lokasi pasca kejadian. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 15.11 wib, namun belum mengetahui secara detail seperti apa kronologis kejadian.
" Tadi saya sudah ke lokasi kejadian, memang di sekitar lokasi ada bau minyak yang tumpah. Tapi personil kepolisian sudah terlihat berada di sekitar lokasi," kata Hendri.
Tidak hanya Kadishub, Kasat Lantas Polres Kuansing, AKP Sandy Humisar Sibarani S.Ik., MH ketika dikonfirmasi ranahriau.com mengaku belum mengantongi nama pemilik mobil tersebut.
" Belum, mau kita bawa ke Polres dulu malam ini. Ini kami lagi di TKP melakukan pengecekkan," ujar AKP Sandy Humisar Sibarani, S.Ik., MH menandaskan.


Komentar Via Facebook :