Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Baginda Raja Sojuangon Rambe Riau periode 2023-2027

Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Baginda Raja Sojuangon Rambe Riau periode 2023-2027

Foto: Ist

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Kepengurusan Perkumpulan Baginda Raja Sojuangon Rambe Provinsi Riau (PBRSR Wilayah Riau) gelar acara Silaturahmi dan Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Baginda Raja Sojuangon Rambe Provinsi Riau (PBRSR Wilayah Riau) periode 2023-2027 yang di gelar di Sekretariat Perkumpulan Baginda Raja Sojuangon Rambe Riau yang beralamat di Jalan Dirgantara VII Pekanbaru, hari ini Ahad (11/06/2023).

Dr. H. Abdul Muthalib Rambe, S.Pa selaku Ketua Panitia Pelaksana dalam Kegiatan ini menyampaikan hingga pada saat ini keberadaan anggota yang sudah terdaftar untuk wilayah Riau sudah mencapai 50 orang,  "Adapun yang hadir pada hari ini sebagian besar  mencakup Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak dan Pelalawan, seiring dengan berjalannya waktu diharapkan kedepannya anggota kita akan bertambah lebih banyak", ujarnya.

Abdul Muthalib juga menyampaikan walaupun jumlah kepengurusan masih sedikit namun tidak mengurangi dari semangat dan militansi para anggota untuk membangun Perkumpulan ini, "Walau sedikit namun partisipasi dari anggota sangat luar biasa, semuanya semangat, mudah-mudahan dengan adanya kepengurusan ini menjadi lebih kompak seluruh keturunan dari Baginda Sijuangon. kalau dulu hanya masih berbentuk kelompok kecil dan pengajian, semoga semua anggota bisa kompak sesuai dengan semboyan, Tunas Rambe Marsigomgoman", sebutnya.

Dalam Agenda ini dibacakan juga Susunan Kepengurusan Perkumpulan Baginda Raja Sojuangon Rambe Riau Periode 2023-2027 oleh M. Rizkiady Rambe, S.STp, sedangkan untuk prosesi pengukuhan langsung dipimpin oleh Ketua Umum Perkumpulan Baginda Sojuangon Rambe Pusat, H. Syamsir Rambe disertai dengan penyerahan Pataka kepada Ketua terpilih Drs. R. Lahmuddin Rambe, AR, M.Si.

Dalam kata sambutannya Ketua Pengurus Wilayah Perkumpulan Baginda Raja Sojuangon Rambe Riau, Lahmuddin Rambe menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua Umum Pusat yang telah memimpin prosesi pelantikan, "Sesuai dengan amanah sebagai pengurus yang  ditugaskan untuk mengembangkan perkumpulan ini di provinsi Riau, Kita siap membentuk kepengurusan di kabupaten/kota, selain itu juga melakukan pendataan dan menerbitkan kartu tanda anggota terhadap kahanggi dan anak boru, saya melihat perkumpulan ini termasuk yang modern karena bersifat nasional ada SK Kemenkumham, meski saat ini banyak perkumpulan marga yang belum terdaftar, tetapi dengan gagasan pengurus pusat serta orang-orang yang sudah berpengalaman menjadi Organisasi ini mempunyai kekuatan hukum dan diakui keberadaannya di Indonesia, komposisi kepengurusan yang juga luar biasa, "Pengurus daerah adalah pengurus yang luar biasa, rata-rata sudah sarjana dari berbagai macam kalangan dan profesi.", ujarnya.

Lahmuddin juga mengatakan dengan adanya Perkumpulan ini mempunyai beberapa manfaat diantaranya : "Sebagai sarana untuk menguatkan akidah generasi muda sesuai dengan sila pertama, anak² kita didik dengan keyakinan yang benar, Sebagai sarana untuk membangun persatuan dan kesatuan dengan semua kalangan, Sebagai sarana pendidikan bagi generasi muda yang harus mengerti dengan jati dirinya,  kita terlahir dengan marga kita dan kita harus bangga dengan hal itu, disini juga sebagai sarana menjalin persaudaraan, satu keturunan, sabutuha harus kompak dan bersatu dalam marga Rambe" paparnya.

Selain dari Kepengurusan Perkumpulan Baginda Sojuangon Rambe Provinsi Riau juga tampak hadir beberapa undangan diantaranya dari Forum Pembauran Kebangsaan yang diwakili oleh, Rumpun Keluarga Besar Tapanuli Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Jenderalnya AKBP. Purn. Abdul Safar Nasution.

Dalam kata sambutannya, Rumpun Keluarga Besar Tapanuli Selatan yang diwakili oleh AKBP. Purn, Abdul Safar Nasution menyampaikan hadirnya Perkumpulan Baginda Sojuangon Rambe ini merupakan bagian dari keluarga besar Tapanuli Selatan di Perantauan, khususnya Bumi Melayu Lancang Kuning, "Rumpun keluarga Tapanuli Selatan merupakan bagas godang dari tabagsel, perkumpulan ini juga sudah terdaftar di Kesbangpol, hadirnya rumpun ni didasari banyaknya Perantauan Tapsel yang terpecah-pecah masing-masing punya jalan sendiri, sehingga tidak ada yang mengendalikan, dengan adanya Rumpun Keluarga Besar Tapanuli Selatan ini diharapakan bisa menjadi nilai dan warna tersendiri dbagi masyarakat perantauan agar saling menguatkan, kekuatannya adalah perkumpulan dari marga dan daerah dari tapsel itu sendiri seperti Perkumpulan Rambe ini", ujarnya.

Abdul juga berharap dengan adanya kepengurusan Perkumpulan ini bisa membuat semakin solid dan kokoh, "Semoga kepengurusan ini makin kokoh dan solid, alhamdulillah kita diterima dengan sambutan yang luar biasa di Riau ini dan kita juga siap menjunjung tinggi Marwah dan martabat bumi lancang kuning", ungkapnya.

Sementara itu, Forum Pembauran Kebangsaan yang diwakili oleh Drs. Efa Firman, Mh, MKom dalam kata sambutannya mengatakan Forum Pembauran Kebangsaan ini hadir supaya seluruh suku  tidak bercerai berai, ini juga sebagai bentuk pendekatan secara suku oleh pemerintah yg khusus menghimpun paguyuban yang ada di Indonesia. Forum ini juga menjadi wadah  informasi komunikasi dan konsultasi. "Sampai saat ini sudah ada 73 paguyuban yang terdaftar di Kesbangpol Riau" paparnya.

H. Syamsir Rambe selaku  ketua Umum Perkumpulan Baginda Raja Sijuangon dalam Kata sambutannya mnegatakan perkumpulan ini merupakan Pomparan/Turunan dari ompung Baginda Raja Sojuangon Rambe yang ompung tersebut ada di tanah Bona Pasogit, tepatnya di Desa Aek Pisang Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

Pria yang juga duduk sebagai  Majelis Pertimbangan Pusat Pemuda Pancasila ini  mengajak kepada para seluruh pengurus untuk bahu membahu dalam menjalankan kepengurusan ini, di Tahun Politik ini juga Syamsir Rambe menghimbau untuk turut serta berperan dalam Politik, Syamsir mengatakan Walaupun Perkumpulan ini bukan perkumpulan politik, namun semua pihak harus berperan dalam menentukan keberpihakan didalam Tahun Politik ini, "Sudah saatnya kita juga memberikan dukungan dan keberpihakan kepada siapa saja yang ingin membangun Kampung kita kedepan, Kampung kita punya Sumber Daya Alam yang bagus tapi tidak ditopang dengan sarana Prasarana yang memadai oleh karena itu di Tahun Politik kita harus menentukan Keberpihakan tersebut", himbaunya.


 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :