Viral Sebut Kemenkeu berisi Setan Iblis dan ancam Angkat Sejata, kini Bupati Meranti di jemput KPK

Viral Sebut Kemenkeu berisi Setan Iblis dan ancam Angkat Sejata, kini Bupati Meranti di jemput KPK

Foto: ist

MERANTI, RANAHRIAU. COM-Sempat viral Bupati Kepulauan Meranti Sebut Kementrian Keuangan Berisi Setan Iblis dalam rapat Audensi jemput bola terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber daya Alam (SDA) Minyak dan Gas (Migas), Serta mengancam angkat senjata apabila meranti tidak diperhatikan. Kini, Bupati Muhammad adil dibawa Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pada Jumat,(07/04/2023)

Sebelumnya adil pernah viral jadi sorotan publik karena statemantnya yang menohok kepada Pemerintah Pusat, Berikut alasan adil marah dalam rapat audensi hingga mengatakan kemenkeu berisi iblis dan setan "ini untuk pak dirjen ketahui saya sudah berulang-ulang pak sampai tiga kali menyurati bu mentri, untuk audensi, tapi alasan kementrian keuangan mintanya secara online. Sampe kebandung saya kejar, juga tidak dihadiri yang kompeten, itu yang hadir entah staf ntah apa tu tak taulah, sampai pada saat itu saya ngomong ini orang keuangan ni isinya iblis atau setan. Nah hari ni pak saya kejar lagi bapak kemari."Ungkapnya dalam waktu belakangan viral di sosial media.

Dikatakan, kalo bapak tak mau mengurus kami pusat tak mau ngurus kami kasihkan kami ke negeri sebelah kan saya omong, bapak tak ngerti juga, atau gini bu bentar bu apa perlu meranti angkat senjata, kalo tak bisa juga nanti kita ketemu di mahkamah bu."tegasnya dengan nada tinggi

Hal tersebut menjadi kontroversial image bupati adil memperjuangkan Meranti  diangcungi jempol oleh masyarakate karena setelah video viral terkahir belakangan kemenkeu dikabarkan berupaya menyesuaikan permintaan adil agar DBH meranti bisa seimbang dan sesuai.

Nah, menariknya kini, bupati yang sukses dikenal dalam memperjuangkan DBH dibawa oleh tim penyidik KPK, Pada kamis(06/04/2023) Pukul 23:36 diketahui KPK didampingi Polisi Resor Meranti melakukan penyegelan dan mengamankan beberapa pejabat pemerintah dikabupaten meranti dan dibawa ke Jakarta Pusat untuk dilakukan pemerikasaan.

Belum diketahui pasti apa penyebab para pejabat meranti dibawa KPK yang jelas beberapa ruangan kantor hingga rumah digeledah dan disegel oleh tim penyidik KPK dalam OTT. Sempat geger pada jumat malam warga ramai menyaksi penyegelan tersebut dan melihat pejabat dibawa mengunakan mobil. Salah satu warga (BM) dilokasi depan rumah dinas bupati menyebutkan KPK telah membawa sejumlah pejabat dan menyegelnya,"KPK tadi menyegel hingga membawa bupati meranti masuk dalam mobil dan belum tau dibawa kemana dan dikawal polisi dengan senjata laras panjang"Bebernya

Beberapa waktu kemudian Media mendapat informasi para pejabat tersebut berada di pelabuhan nursyahada dan menghampirinya pada pukul 01.06 wib (07/04/2023) sampai disana KPK sudah lebih dulu berangkat mengunakan speedboat belum mendapatkan keterangan apapun dari pihak terkait.

Infomasi dirangkum diduga beberapa ruangan kantor pejabat di segel dan rumah bupati adil digeledah penyidik KPK berikut ulasannya. 1.Ruangan Kantor Sekretaris daerah, 2.Bagian Umum, 3,Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) , 4.Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) 5.Humas dan Protokol. Diduga putra Fadli bupati dikabarkan juga dibawa.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :