Tegas! Keswita Tolak Perintah Sekda Kuansing, Terkait Penggajian Honorer Siluman

Tegas! Keswita Tolak Perintah Sekda Kuansing, Terkait Penggajian Honorer Siluman

Ilustrasi Honorer Siluman

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Kasubag rumah tangga sekretariat daerah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Keswita dengan tegas menolak perintah Sekda terkait penggajian honorer "siluman" yang digaji dengan APBD Kuansing.

Keswita mengaku, secara tegas Ia telah menolak permintaan sekda Kuansing, Dedy Sambudi. Penolakan tersebut diakui Keswita kepada ranahriau.com Kamis (16/3) Sore, di Teluk Kuantan.

" Saya diminta Sekda supaya honorer siluman tersebut gajinya ditambah dari tahun 2022 digaji sebesar Rp.1.250.000,-  menjadi Rp. 2.400.000,- perbulan. saya tolak. Saya tidak mau mengikuti perintah yang tidak sesuai aturan, nanti bisa jadi temuan BPK ," tegasnya.

Keswita yang baru dua bulan menjabat sebagai kasubag rumah tangga di sekretariat daerah Kuansing itu mengaku, selama ini honorer siluman tersebut digaji dengan APBD sebagai ADC Sekda Kuansing.

" Saya tidak pernah melihat wajah honorer yang bernama Indah Dwiana, yang digaji oleh Pemda Kuansing masuk kantor. Bagaimana mau saya setujui penggajinya," Tegas Keswita.

Ditegaskan Keswita, ia tidak akan menginput gaji honorer yang tidak pernah masuk kantor, sekalipun atas perintah sekda.

" Saya tidak akan membayarkan gaji honorer yang tidak pernah masuk kantor," sesalnya.

Tidak hanya itu dikesalkan Keswita, siang tadi dirinya mendapatkan usulan bahwa atas nama tenaga honorer Indah Dwiana juga diikutsertakan dalam kunjungan para pejabat Kuansing yang rencananya akan mengadakan kegiatan ESQ di Kota Batam beberapa hari kedepan.

"Pak Sekda mengusulkan agar tenaga honor yang dimaksud dibawa ke Batam, lalu saya katakan tidak bisa. Karena orang atas nama Indah Dwiana tidak jelas orangnya," ucap Selfi Keswita.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Dedy Sambudi setelah dilakukan upaya konfirmasi ranahriau.com via WhatsApp, mengenai honorer siluman tersebut, Hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan jawaban.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :