Kapolda Riau Respon Adanya PETI di Areal Venue Dayung Kebun Nopi
Kapolda Riau, Irjen Muhammad Iqbal
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Venue Dayung Danau Kebun Nopi terancam rusak akibat dampak galian Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang sudah beroperasi di pinggir Danau.
Kenapa tidak, PETI di sekitar Venue Dayung Danau Kebun Nopi tersebut bukan lagi menggunakan mesin keong, akan tetapi sudah menggunakan alat berat jenis excavator.
Informasi tersebut, langsung direspon jenderal bintang dua, Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal.
" Saya cek," ujar Jenderal bintang dua itu kepada ranahriau.com, Ahad (05/02) malam, via WhatsApp.
Diketahui, Venue Dayung Kebun Nopi merupakan aset Daerah yang terletak di Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Keberadaan Venue tersebut menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Mudik khususnya, Masyarakat Kuansing pada umumnya.
Dengan adanya Venue Dayung, Kuansing dipercaya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 yang silam.
Tidak hanya PON, belum lama ini Kuansing juga ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov ke X (sepuluh), Riau yang diselenggarakan pada bulan November 2022.
Dalam pelaksanaan Porprov, Venue Dayung Kebun Nopi dimanfaatkan untuk pertandingan tiga cabor, yakni; Dayung, Ski Air, termasuk juga Voli Pantai (Pasir).
Sebetulnya aktivitas PETI di Danau Kebun Nopi bukan lagi rahasia umum. Sebab sudah seringkali dilakukan peninjauan sekaligus menyampaikan himbauan oleh APH agar tidak ada lagi Aktivitas PETI disana. Namun kenyataannya tetap saja beroperasi pada malam hari untuk mengelabui petugas.
Dikutip dari wartalingkungan24.com, satu unit alat berat jenis excavator bermerek Hitachi 01 yang diduga baru masuk ke lokasi untuk melakukan aktivitas, beserta beberapa kelompok masyarakat yang siap-siap untuk bekerja.
Wartawan juga menemukan alat berat jenis excavator bermerek Hitachi 01 yang diduga direntalkan YD kepada RK masih berada di sekitar lokasi penambangan.


Komentar Via Facebook :