Retak Dengan Plt Bupati, Sekda Kuansing Terlihat Semakin Harmonis dengan Ketua DPRD

Retak Dengan Plt Bupati, Sekda Kuansing Terlihat Semakin Harmonis dengan Ketua DPRD

Sekda Kuansing, Bersama Ketua DPRD Kuansing di salah satu Kedai kopi di Teluk Kuantan

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Isu retaknya hubungan antara Sekda Kuansing, Dedi Sambudi dengan Plt bupati Kuansing, Suhardiman Amby akhir-akhir ini sudah tersebar luas di media massa.

Pasca retaknya hubungan dengan Plt bupati, hubungan antara Sekda tersebut sepertinya semakin harmonis dengan Ketua DPRD Kuansing, Adam. Ini menandakan nihil gesekan antara mereka berdua.

Hal itu dibuktikan ketika tersebarnya foto Sekda Kuansing yang didampingi Kadis PUPR Kuansing, Zulkarnain bersama ketua DPRD di sebuah kedai kopi di teluk kuantan. Selasa (20/12/2022)

"Iya, Itu Sekda. Disamping ketua DPRD adalah Kadis PUPR, Zulkarnain," ujar praktisi hukum Kuansing, Zubirman SH yang lagi duduk satu meja dengan Sekda.

"Semakin Mancalidit," sambung Zubirman.

Untuk diketahui, Dedi Sambudi juga dikabarkan ikut berkompetisi merebut kursi jabatan Sekda Kampar. Kabar tersebut dimuat oleh salahsatu media online yang terbit pada awal Desember lalu.

Didalam pemberitaan tersebut dituliskan sejumlah birokrat siap berebut kursi sekda Kampar, antara lain Dedi Sambudi, Ir Azwan, Suhermi, Hambali, Yurnalis dll.

Berniat hengkangnya dari Kuansing, diduga kuat karena kurang harmonisnya hubungan Sekda Dedi dengan PLT Bupati. Lantas, Sekda Dedi mulai pasang ancang ancang untuk mencari jabatan lain di luar Kuansing.

Kendati demikian, PLT Bupati Kuansing Drs Suhardiman Amby ketika dikonfirmasi wartawan sepertinya tidak mempermasalahkan Dedi Sambudi ikut memperebutkan kursi Sekda Kampar. 

"Perkara dia ikut di Kampar itu haknya. Silahkan aja. Ikuti mekanisme Asesmen," ujar Suhardiman.

Ketika ditanya apakah ada pergantian Sekda Kuansing dalam waktu dekat? Suhardiman kembali menjelaskan bahwa, pada bulan Januari mendatang bakal ada evaluasi jabatan.

"Penggantian tergantung evaluasi kinerja , disiplin dan Integritas sumpah jabatan yang akan dilakukan Januari nanti," ujarnya mengakui.

Menurut dia, kalau hasil evaluasi bagus , kinerja tercapai, loyalitas terukur, etoskerja dan disiplin baik, fungsi organisator berjalan normal, tidak melanggar sumpah iabatan, "Tentu kita pertahankan," pungkasnya

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :