Sempena Milad, Muhammadiyah Riau gelar Tabligh Akbar di UMRI
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Sempena dengan Perhelatan Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiah (PWM) Riau menyelenggarakan Tabligh Akbar dan Silaturrahim Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se Sumatera, Jawa, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat, bertempat diruang Auditorium Kampus UMRI, Sabtu (23/07/2022).
Resepsi ini dihadiri langsung oleh Wagubri, Brigjend (Purn) H. Edi Natar Nasution, Rektor UMRI, Dr. Saidul Amin, MA, ketua PWM Riau, DR. Abdul Wahid, dan perwakilan dari PWM se Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan NTB, para Pimpinan Daerah Muhammadiyah se Provinsi Riau, turut hadir pula direktur utama PT. Sinar Mas, serta para undangan lainnya. Tabligh Akbar ini juga dimeriahkan oleh penampilan tari Persembahan yang ditampilkan siswi-siswi SD Muhammadiyah 03 Unggulan Pekanbaru yang juga ikut memancing perhatian dan antusias dari para peserta tabligh akbar.

Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, DR. H. Saidul Amin, MA, selaku tuan rumah, saat memberikan kata sambutan mengatakan perlu adanya cerdas berfikir dan lugas dalam bergaul dalam menghadapi tantangan dakwah kedepan, "Kita ber-Muhammadiyah harus Cerdas berfikir, lugas bergaul, karena ke depan kita berdakwah akan mendapatkan banyak tantangan," ujarnya.
Saidul juga menegaskan tugas utama amal usaha dalam melayani persyarikatan, "Tugas Amal Usaha adalah melayani persyarikatan, bukan melayani orang-orang yang ada di persyarikatan,"tegasnya.
Dalam kesempatan itu juga, DR. Abdul Wahid selaku Ketua Pimpinqn Muhammadiyah Wilayah Riau, dalam kata sambutannya menyebutkan "Kalau dilihat dari segi umur, ibarat manusia sudah renta, tapi sebagai organisasi malah semakin berminyak, berkualitas, dan berkemajuan.
Wakil Gubernur Riau H Eddy Natar selaku perwakilan dari pemerintah dalam kata sambutannya menyampaikan ucapan selamat bermilad kepada seluruh warga persyarikatan, "Atas nama pemerintah provinsi Riau, kami mengucapkan selamat atas Milad ke 113 Muhammadiyah. Muhammadiyah adalah sebuah gerakan yang didirikan oleh seorang ulama yang ikhlas berjuang. hal ini membuktikan bahwa
Umat Islam yang berkemajuan telah menjadi pondasi moderasi kehidupan di negara kita."ujarnya.
Edy juga mengatakan Muhammadiyah sebagai cahaya pencerahan, "Muhammadiyah bukan sekedar Islam atas keyakinan, tapi juga gerakan humanisasi yang berkemajuan. Agama langit yang membumi yang menjadi tanda terbitnya cahaya pencerahan yang menggerakkan seluruh potensi." ujarnya.
"Muhammadiyah juga telah melakukan ikhtiar medis, ketika 117 Rumah Sakit dan 63 Perguruan Tinggi Muhammadiyah turut berkiprah, sehingga penyebaran Covid-19 berhasil ditekan dan diturunkan. inilah hasil kerja nyata Muhammadiyah yang terus berkontribusi dan berpartipasi aktif untuk kesejahteraan Bangsa." paparnya lebih lanjut.
DR. KH. Saad Ibrahim, MA., selaku ketua PWM Jawa Timur dalam tabligh akbarnya menguraikan; bahwa kontribusi Muhammadiyah sangat besar terhadap indonesia. Ada dua hal penting yang terus diusahakan, yakni Amar ma'ruf nahi munkar.
KH Sa'ad juga sempat juga berkelakar, bahwa UMRI telah diserahkn ke negara, sehingga UMRI patut disebut "Universitas Muhammadiyah Republik Indonesia. "bahwa Muhammadiyah telah mendirikan banyak Perguruan Tinggi di luar negeri, lalu beliau mengutip pernyataan Prof. Dr. Haedar Nasir, ketua PP Muhammadiyah; "Mendirikan universitas di luar negeri,"sebutnya yang disambut gelak tawa para warga persyarikatan.


Komentar Via Facebook :