Tegaskan tidak ada dualisme, LAMR Kota Pekanbaru siap bersinergi dengan program PJ Walikota
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru tegaskan tidak ada dualisme didalam Kepengurusan, hal ini ditegaskan Timbalan Ketua DPA LAMR Kota Pekanbaru, Dt. Nurmatias, S.IP saat menanggapi adanya sekelompok oknum yang mengatasnamakan LAMR Kota Pekanbaru yang lakukan audiensi ke PJ. Walikota Pekanbaru Muflihun, Rabu (06/07/2022)
"Dengan tegas kami menyampaikan kepada seluruh elemen masyarakat Kota Pekanbaru, tidak ada dualisme didalam Kepengurusan LAMR Kota Pekanbaru, tidak akan pernah ada satu atap punya dua SK yang diterbitkan, SK yang sah dikeluarkan oleh LAMR Provinsi Riau adalah SK LAMR Kota Pekanbaru dibawah Kepengurusan Datuk Rizaldi Putra, dan ini bisa kami buktikan secara legalitas dengan administrasi yang jelas", tegasnya kepada wartawan, Senin (11/07/2022).
Adapun adanya orang perorangan yang ingin bertemu dengan PJ Walikota menurut Dt. Nurmatias sah-sah aja, "beliau (Muflihun, red) kan pejabat publik, wajar jika ada warga yang ingin menemui," ujarnya.
Dt. Nurmatias juga menambahkan saat ini LAMR Kota Pekanbaru sangat menghormati dan mengapresiasi adanya program 100 hari kerja yang dijalankan oleh PJ. Walikota Pekanbaru, "secara pribadi saya sangat bangga dengan sosok Muflihun sebagai putra daerah yang tentunya lebih mengerti dengan seluk beluk pembangunan dan kesejahteraan warga Pekanbaru, kami sangat mengapresiasi dan mendukung program tersebut, terlebih dalam situasi Pemerintahan saat ini, tentu diperlukan perhatian khusus dalam menjalankan kinerja sebagai PJ. Walikota, sehingga bisa lebih amanah dan fokus dalam melayani masyarakat," paparnya.
Kedepannya Dt. Nurmatias menyampaikan dari kepengurusan LAMR sendiri nanti akan ada waktu khusus untuk melakukan audiensi dengan PJ. Walikota, "Biarkan beliau fokus dulu dengan program dan pencapaiannya dalam 100 hari kerja", sebutnya.
Dt. Nurmatias juga mengatakan kepengurusan LAMR saat ini tidak terlalu menghiraukan dengan adanya sekelompok oknum yang mengatasnamakan LAMR Kota Pekanbaru, "biarkan saja, saat ini kita membuka ruang bagi teman-teman yang ingin bergabung dengan LAMR Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Datuk Seri DR. Rizaldi Putra, MBA, Mari kita bangun sinergitas serta soliditas dalam membesarkan Lembaga Adat Melayu Kota Pekanbaru yang sama-sama kita cintai ini agar terus terpelihara dan menjadi Warisan yang sangat bermanfaat untuk anak cucu dimasa yang akan datang," imbaunya.
Dikesempatan lain, Sekretaris Umum LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Arfan Suheri dengan senada juga menyampaikan kepada wartawan tentang kerinduan masyarakat, khususnya masyarakat adat dengan segala bentuk aktifitas kebudayaan Melayu, "Masyarakat Adat Pekanbaru ingin sekali melihat rumah Adat sebagai simbolis kebudayaan yang hampir secara keseluruhan terdapat di Kantor LAMR Kota Pekanbaru di Jalan Senapelan," ujarnya.
Datuk Arfan mengatakan aktifitas-aktifitas kebudayan tersebut harus dipelihara dan dilestarikan, "kami ingin Pemerintah Kota agar memberikan support kepada LAMR Kota Pekanbaru dalam melestarikan dan memelihara kebudayaan Melayu ini, Jika ada perbedaan dan silang pendapat itu hal yang wajar, jika ada yang mau bergabung juga kita terima dengan tangan terbuka, kita ingin membuktikan bahwa LAMR Kota Pekanbaru tidak kaku dan membuka diri dalam berkordinasi dan komunikasi kepada semua pihak, LAMR inikan sebagai payung negeri, kita harus bisa membawa sinergitas ini kepada pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat, serta mendorong tercapainya Kota Pekanbaru sebagai Kota metropolitan yang Madani dan berbasis kebudayaan Melayu di Provinsi Riau "sebutnya.


Komentar Via Facebook :