Waduh..! Suhardiman Amby, Sebut Dokumen 500 Hektare Kebun Sawit Pemda Kuansing, Dihilangkan

Waduh..! Suhardiman Amby, Sebut Dokumen 500 Hektare Kebun Sawit Pemda Kuansing, Dihilangkan

Plt bupati Kuansing, Drs H Suhardiman Amby Ak MM (ist)

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Kabar buruk terkait 500 hektare kebun sawit Pemda Kuansing, mulai diungkapkan Plt bupati Kuansing, Drs H. Suhardiman Amby, ke publik.

Kepada ranahriau.com, Ahad (10/7/2022) Siang, Plt bupati Suhardiman Amby, mengaku bahwa dokumen ratusan hektare kebun sawit Pemda Kuansing di Desa Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau, dihilangkan.

Padahal, Lahan yang luasnya 500-an hektare milik Pemda tersebut telah menelan anggaran sebesar 16 miliar rupiah yang bersumber dari APBD Kuansing.

"Semua dokumen sudah dihilangkan. Tapi, tenang aja. Kita bisa dapatkan," ucap Suhardiman.

Suhardiman, menyebut, 16 miliar APBD Kuansing yang digelontorkan untuk pembuatan kebun sawit seluas 500 hektare itu, ternyata yang ditanam hanya 137 hektare.

"Dari yang dianggarkan seluas 500 hektare, yang ditanam hanya 137 hektare. Itu pun selama 15 tahun tidak pernah disetorkan ke PAD," tukasnya

Untuk itu, selaku Plt bupati Kuansing ia akan berkoordinasi dengan pihak Kejari Kuansing. Karena menurut info yang ia peroleh dari masyarakat, sewaktu harga sawit Rp.2000 sampai dengan 3000, kebun itu bisa menghasilkan 400 sampai dengan 600 juta rupiah perbulan.

"Uang itu mengalir kebanyak orang. Diduga Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kuansing, punya Posisi khusus. Kita sedang dalami, mudah-mudahan pengelola dan mantan Kades mau buka mulut. Kita tunggu aja," pungkasnya.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :