Aktivitas Bongkar Muat Hasil Panen Udang
Warga dan Pengendara Keluhkan 3 Unit Mobil Parkir di Badan Jalan Berjam jam
3 Unit Mobil Terparkir Berjam jam Saat Melakukan Aktivitas Bongkar Muat Hasil Panen Udang
BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Tak hanya perambahan hutan mangrove yang meresahkan warga setempat, namun ada juga sebaliknya dikeluhkan warga dan pengendara yang melintas di jalan Gatot Subroto di ujung persimpangan mengarah ke pantai Selatbaru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, tepatnya di badan jalan tersebut terlihat 2 unit mobil Colt Diesel dan 1 unit mobil L 300 nopol BM 9513 TM terparkir berjam-jam yang sedang melakukan bongkar muat serta melansir hasil panen udang dengan jumlah ratusan kilo hingga hitungan ton.
Diduga pengusaha tambak udang tidak menghiraukan dan mengabaikan kendaraan yang melintas, meskipun tidak menimbulkan kemacetan parah, kendaraan yang terparkir di badan jalan itu cukup menghambat laju kendaraan yang melintas.
Ketika media ini di lokasi dan bertanya kepada pekerja bongkar muat itu, ia menjawab kami hanya bekerja saja bang.
"Pemilik hasil panen udang ini namanya pak Aliong bang," sebut pekerja kepada wartawan dengan suara yang lantang, Kamis (16/6/2022).
Dengan basahnya badan jalan akibat tetesan air asin yang berasal dari udang, salah seorang warga setempat pengendara sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah dengan wajah yang marah menyebutkan kepada pekerja meminta agar jalan ini tolong dibersihkan apabila sudah siap melakukan bongkar muat.
Kadishub Bengkalis melalui Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas (Lalin) Jefri, ST mengatakan segera akan kita tindak tegas pak.
"Nak di tilang lantas agaknyo baru jegho, nanti aku balek, baru aku ke lantas," kata Jefri kepada wartawan dengan logat melayu via whatsApp.
Terpantau juga, dari ke 3 mobil yang terparkir berjam-jam di badan jalan itu, tidak adanya tanda lampu atau traffic cone dengan tujuan agar di jalan raya selalu tercapai ketertiban dan keselamatan. Sehingga para pengguna jalan juga tidak akan mengalami berbagai kendala atau bahkan mengalami kecelakaan yang merugikan.


Komentar Via Facebook :