Terkait Harga Solar Meroket di Meranti, ini Penjelasan Disperindag

Terkait Harga Solar Meroket di Meranti, ini Penjelasan Disperindag

MERANTI, RANAHRIAU.COM - Harga Solar Meroket di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Menjadi keluhan masyarakat khususnya bagi nelayan yang bekerja dilaut untuk mencari ikan. ini penjelasan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag)

Pasal nya salah satu masyarakat yang bekerja dilaut (nelayan) mempenggaruhi penghasilan dan pendapatan mereka. sehingga para nelayan tidak bersemangat lagi untuk menangkap ikan dilaut.

kami Nelayan yang bekerja menangkap ikan dilaut mengunakan Kapal sampan tidak bersemangat lagi, karna harga solar mahal. belum lagi hasil yang kami tangkap kadang ada kadang tidak, serta ini menjadi hambatan kami bekerja (Salah satu nelayan/red)

Kalo begini terus ya terpaksa kami tidak menjaring ikan lagi.
Keluhnya""

Harga yang kami beli di kios pengencer minyak solar disini pergelennya sekarang Rp. 290.000,. hingga Rp. 360.000,. Satu gelenye sekitar 30 liter. Kami sebelumnya Membeli solar biasanya paling mahal antara Rp. 230.000,. dan Rp.240.000,.

Ini tentu menjadi harapan kami kepada pemerintah agar bisa memprioritas permasalahan kami sehingga kami dapat mencari ikan dengan tenang.
Harapnya 
(02/06/2022)

Mendapat informasi ini awak Media mencoba konfirmasi instansi terkait Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) 

Kepala bidang (kabid) Izam Belum mengetahui hal ini, menjelaskan bahwa harga Agen Penyuplai Minyak dan Solar(APMS)  itu untuk minyak solar Bekisaran Rp.5.150,. Dan harga Per Drumnya Rp.1.030.000,.(200 liter)

Izam menganalisa mungkin 
ada pengencer yang nakal menjual harga segitu untuk meraih keuntungan yang tinggi. Menurut data yang kami dapat ya segitu harganya. Dan belum ada pencabutan Subsidi bagi masyarakat
Jelasnya
(02/06/2022)

Terkait persoalan ini kami akan menyurati  kepengencer yang nakal bila perlu kita cabut kuota nya.

Lanjut,Kami juga dalam waktu dekat ini akan melakukan hearing kepada Anggota dewan komisi l untuk membahas ini juga
Tutupnya".(02/06/2022)

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :