Diduga diracun, Seekor gajah betina hamil mati di lahan konsensi Perusahaan Riau Abadi Lestari
TALANG MANDAU, RANAHRIAU.COM- Seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina ditemukan mati di areal lahan konsesi PT. Riau Abadi Lestari, Desa Koto Pait Beringin, Kec. Talang Mandau, Kab. Bengkalis. hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara dalam siaran pers yang diterima awak media, Kamis (26/05/2022).
Menurut kronologis yang didapatkan, pada hari Rabu ditemukan seekor Gajah Sumatera oleh karyawan konsesi dalam posisi tertidur di tengah jalan km.9 saat hendak pulang ke rumahnya di Desa Koto Pait Beringin. Berdasarkan hasil laporan tersebut, Tim gabungan Balai Besar KSDA Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF) yang saat itu sedang melakukan patroli menyisir ke tkp. Di lokasi tersebut ditemukan bangkai Gajah di N 01° 4' 48" E 101° 27' 21" masuk dalam konsesi PT. Riau Abadi Lestari yang berdampingan dengan kebun sawit masyarakat. Tim gabungan segera melaporkan ke kantor Balai Besar KSDA Riau.
Balai Besar KSDA Riau berkoordinasi dengan Polsek Pinggir untuk membantu Tim gabungan mengamankan lokasi. Balai Besar KSDA Riau segera menurunkan Tim medis serta Polisi Kehutanan menuju lokasi untuk melakukan nekropsi didampingi dokter hewan dari Kesehatan Hewan Duri.
Sampai saat ini, Penyebab kematian Gajah Sumatera belum dapat dipastikan, akan tetapi dari mulut dan anusnya keluar darah. Diperkirakan Gajah betina tersebut berumur sekitar 25 tahun. Saat dilakukan nekropsi diketahui bahwa Gajah dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya. Tim mengambil sample hati, dinding usus, paru, dan kotoran Gajah tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. Dengan bantuan alat berat konsesi Tim menguburkan bangkai Gajah di lokasi. Sampel bagian organ satwa akan segera dikirim ke Balai Verteriner, Bukit Tinggi, Sumatera Barat untuk mengetahui penyebab kematian Gajah Sumatera tersebut.


Komentar Via Facebook :