Zuriat Sah Kesultanan Siak ingatkan, jangan mengaku-ngaku Pewaris Sultan Siak
Alm H. Tengku Syed Abu Bakar bergelar Wira Pahlawan
PEKANBARU, RANAHRIAU. COM- Zuriyat Sah Kesultanan Siak Sri Indrapura mengecam keras dan akan menindak oknum-oknum yang mengaku atau menyatakan dirinya sebagai pewaris (pemangku) Sultan Siak.
Adanya pemberitaan di media online beberapa waktu lalu tentang rencana Penabalan Tengku Nasir sebagai Sultan Siak XIII yang didukung oleh sekelompok LSM dan Ormas telah mencederai dan melecehkan Kesultanan Siak, seakan menobatkan seorang SULTAN itu dianggap rendah dan asal-asalan serta tidak ada adab dan tata cara aturannya.
Kejadian serupa juga sebelumnya pernah beberapakali dilakukan oleh oknum, bahkan yang lebih memalukan penabalan dilaksanakan di Pekanbaru, bukan di Istana Siak Sri Indrapura. Hal ini akhirnya membuat gerah dan mengusik keluarga besar H.Tengku Syed Abu Bakar sebagai satu di antara Zuriyat Sah Kesultanan Siak.
Selama ini keluarga besar H. Tengku Syed Abu Bakar tak pernah mau mempedulikan karena masih dianggap kerja iseng orang-orang gila hormat dan gila kekuasaan, tapi lama kelamaan nampaknya semakin menyalah dan membuat resah, ini dikhawatirkan akan membuat asumsi masyarakat awam yg tidak mengetahui detail silsilah Sultan beranggapan benar adanya. Selain itu, tentunya akan menjatuhkan marwah Kesultanan Siak yang merupakan Kesultanan Melayu terbesar pesisir Sumatera maupun Semenanjung Malaya.
Apatah lagi jika dalam prosesi penabalan yang dibuat oleh oknum-oknum tak tahu adat dan adab tersebut melibatkan LSM dan Ormas-ormas yang seolah-olah lebih tinggi pula tingkatannya dari Kesultanan.
Tersebab itu, dengan nada geram satu diantara anak kandung dari Almarhum H.Tengku Syed Abu Bakar yang hanya tinggal seorang masih hidup yakni Tengku Syarifah Arifah yang bertempat tinggal di Selat Panjang buka suara, beliau mengatakan bahwa "selama ini kami dari keluargo beso dari Tengku Syed Abu Bako tak pernah nak menepuk dado dan melantang cakap nak berambisi menjadi penerus Kesultanan Siak, heboh2 dimedia, becakap samo semuo orang, bahwa diolah seolah pewaris Sultan Siak", demikian tutur Arifah dengan logat melayu kental nya.
Beliau memaparkan keluarga besar Tengku Syed Abubakar telah melakukan rapat dan membuat kesepakatan," jadi mulai saat ini sayo Anak kandung dari H.Tengku Syed Abu Bakar dan seluruh Keluarga besarnya memberi Amanah kepado Anak Abang sayo Tengku Syed Ibrahim yaitu ananda H.Tengku Syed Muhammad Amin sebagai Penerus Pewaris Sultan Siak Sri Inderapura", tegasnya.
Untuk itu kami sebagai Zuriyat Sah Kesultanan Siak meminta semua pihak untuk berhenti membuat heboh dan sensasi, menyatakan diri dan lancang menabalkan sebagai Sultan Siak XIII. Kepada Pemerintah, diharapkan untuk lebih bijak dan jangan serta merta memberikan legitimasi, akan lebih baik dan patut jika Pemerintah hati-hati serta menelusuri secara cermat pewaris kesultanan yang sah dan legitimate.
Apabila perilaku oknum-oknum yang mengaku-ngaku ini masih dilakukan, kami tak segan untuk mengambil tindakan tegas bahkan akan mengusung perkara ini ke pengadilan. "Sepatutnyo hal-hal macam ni tak perlu terjadi, selain menjadi aib bagi Keluarga Besar dan seluruh keturunan kesultanan Siak, jugo akan membuka hal-hal pribadi yang sebenarnya tak perlu diketahui khalayak".
Dilain kesempatan pihak media mengklarifikasi pernyataan ini kepada H.Tengku Syed M.Amin , beliau membenarkan , dan beliau mengatakan apabila seluruh Keluarga Besar sudah berhimpun pepat satu tujuan demi Marwah dan Perjuangan utk membangkitkan kembali Kebesaran Kesultanan Siak Sri Inderapura beliau Sangat Siap dengan segenap jiwa dan Raga.
Beliau juga mengatakan bahwa H.Tengku Syed Abu Bakar bergelar Wira Pahlawan merupakan Anak kandung dari Pernikahan Tengku Bagoes Syed Toha dengan Istri Pertama Beliau Cik Tekah, yang pernah menjabat sebagai Temenggung (Wakil Sultan) era tahun 1946, beliau juga pernah menjadi Wedana di Bengkalis, Siak dan Selatpanjang, saat beliau wafat di Mekah maka jabatan Wedana beliau di gantikan oleh Datuk Haroensyah kakek dari Syech Ismed mantan Danrem Riau tempo hari.
"Jadi kalaupun Allah telah menggariskan saya nanti di Amanahkan oleh Keluarga besar Zuriat Kesultanan Siak untuk di Nobatkan sebagai SULTAN SIAK sesuai Trah Nasab Alur dan Patut nya dengan Bismillahirrohmanirrohim saya SIAP tutup nya.


Komentar Via Facebook :