Pencalonan Kades Sungai Alah di Pileg 2024 Patut Diperhitungkan

Pencalonan Kades Sungai Alah di Pileg 2024 Patut Diperhitungkan

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Setelah dua periode menjabat sebagai kepala desa Sungai Alah, ternyata masih banyak masyarakat yang menginginkan dan memberikan dukungan untuk pencalonan M Rizal alias Siem pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang.

Banyaknya dukungan masyarakat saat ini terhadap M Rizal untuk maju mencalonkan diri pada PILEG 2024 yang akan datang, tentu karena masyarakat Sungai Alah merasa puas dan sangat menyukai cara kepemimpinan beliau selama dua periode.

Berbeda dengan isu yang berkembang di luar, dikabarkan banyak masyarakat Sungai Alah yang tidak setuju M. Rizal menjadi pemimpin di desanya, ternyata itu tidak sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya di tengah masyarakat desa Sungai Alah, masyarakat malah banyak yang mendukung.

Untuk pencalonan pada PILEG sebetulnya ada dua parameter, parameter pertama adalah kandidat-kandidat yang punya popularitas elektabilitas, parameter kedua harus rasional dan berbasis kekuatan partai politik.

M.Rizal termasuk kades populer dan elektabilitasnya bagus, itu telah terbukti pada saat beliau maju mencalonkan diri di Pilkades tahun 2010 dan 2017 yang lalu. Ia berhasil merenggut suara sebanyak 62% pada tahun 2010 dan 53% suara sah pada tahun 2017 yang lalu dari dua calon.

Saat berbincang dengan awak media, M. Rizal membenarkan dirinya bertekad maju mencalonkan diri di Pileg 2024 atas dasar banyaknya dukungan masyarakat.

"iya, kita kan sudah dua periode di desa, itu bertanda masyarakat lebih suka kepemimpinan kita. Kalau seandainya maju di desa lagi untuk ketiga kalinya, kita tidak ingin dibilang haus kekuasaan di desa, lebih baik kita maju di Pileg jika seandainya dukungan masyarakat tidak berubah seperti sekarang ini hingga nanti," ujar M. Rizal

Bicara parameter kedua, nama M. Rizal cukup rasional untuk diperhitungkan di PILEG 2024. Dengan perolehan 53% suara pribadi di Pilkades tahun 2017 yang lalu.

Soal popularitas dan elektabilitas, bisa dimulai kerja politiknya dari sekarang, karena M.Rizal kerja-kerja politik untuk pencalonan legislatif juga belum terlihat.

Tapi ingat, bahwa ketika suara partai nanti dikonversi menjadi suara M.Rizal di Dapil 3 tentu juga signifikan. Jika misalnya di Pilkades 2017 M.Rizal memperoleh suara 400an, sehingga menjadi 1.000 hingga 1.200 suara di PILEG tahun 2024 di partainya, itu rasanya tidak mustahil.

Dengan demikian, secara kalkulasi matematis, M.Rizal jauh lebih rasional untuk bisa maju di Pileg 2024, karena telah teruji terutama di Desanya pada tahun 2010 dan 2017 yang lalu dengan perolehan suara 62% tahun 2010 untuk 3 orang calon, dan 53% tahun 2017 dua orang calon. Ini semua bisa menjadi acuan partai yang ada khususnya dapil 3 untuk melirik M. Rizal pada Pileg 2024 mendatang.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :