Massa Parindra datang ke Polda minta ketegasan untuk dugaan korupsi DPRD Kota

Massa Parindra datang ke Polda minta ketegasan untuk dugaan korupsi DPRD Kota

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- DPD Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (PARINDRA) Provinsi Riau mendatangi Mapolda Riau untuk menyampaikan tuntutan terkait Dugaan Korupsi Anggaran Publikasi di Sekwan DPRD Kota Pekanbaru tahun 2019 yang nominalnya sangat Fantastis, yaitu mencapai 22 M.

Penyampaian tuntutan tersebut diterima oleh Pamenwas yang saat itu sedang bertugas, beliau menyampaikan tuntutan tersebut akan langsung disampaikan kepada seluruh pimpinan, dan akan ditindak lanjuti.

Zulkasyim selaku Koordinator menyampaikan bahwa Parindra menaruh harapan besar kepada Kapolda Riau yang baru untuk tidak pilih-pilih dan berkomitmen tegas terhadap Penegakan keadilan dan penuntasan korupsi di Provinsi Riau. "Apalagi terkait dugaan korupsi dan Markup anggaran dana publikasi di sekwan Pekanbaru 2019 tersebut, sebab hal ini menimbulkan kerugian Negara yang tidak sedikit", ujarnya.

Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Parindra didepan Mapolda tersebut adalah sebagai berikut :
Meminta Kapolda Riau Yang Baru Untuk Menuntaskan Dugaan Korupsi Anggaran Jumbo yg  Mencapai 22 M, yaitu Anggaran Publikasi Media Tahun 2019, Lalu Di Sekwan Pekanbaru yang Mana Kasus Ini diduga telah diselidiki Polda Riau, namun saat Ini tidak mendengar Perkembangan terkait Kasus Ini, hilang senyap bak ditelan Bumi.

Meminta Kapolda Riau Baru Untuk Memeriksa PPK, PPTK karena diduga ada Kongkalikong dengan Oknum Wartawan tertentu dalam Menjalankan Anggaran Publikasi Media Tahun 2019 Di Sekwan Pekanbaru. 

Meminta Kapolda Riau yang baru lebih tegas terhadap para pelaku korupsi yang menyebabkan banyak kerugian Negara, terkhusus terhadap pelaku dugaan korupsi Anggaran Publikasi di Sekwan Pekanbaru 2019 yang mencapai angka 22 M, sebab Kasus ini samapai saat ini belum selesasi ditangani Polda Riau.

Mendukung Kapolda untuk melakukan segala bentuk upaya membumi hanguskan Korupsi dibumi Lancang Kuning ini, dan kami siap  membersamai apabila dibutuhkan, apalagi terkait penuntaskan dugaan korupsi Di Sekwan Pekanbaru 2019 dengan biaya anggaran yang fantastis mencapai 22 M.

"Dalam tuntutan tersebut banyak point-point penting yang kami sampaikan, dan yang kami tunggu nantinya realisasi atau tindakan terhadap tuntutan tersebut, sebab kami akan terus mengawal bagaimana perkembangan terhadap tuntutan yang kami sampaikan, apakah sudah ada tindakan tegas dari Kapolda, kita lihat saja nanti", tegasnya.

Kasim juga mengatakan terus mengawal sampai kasus dugaan korupsi sampai benar-benar ditangani sampai tuntas. "Minggu depan kami akan kembali turun dengan Massa yang lebih lagi kedepan Mapolda untuk mempertanyakan hal tersebut, sudah sejauh mana penanganan yang sudah dilakukan oleh Polda Riau", ungkapnya.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :