Janggal! Penerimaan Dosen Tetap Non PNS di UIN Suska Riau Diduga Curang

Janggal! Penerimaan Dosen Tetap Non PNS di UIN Suska Riau Diduga Curang

Sumber: https//pddikti.kemdikbud.go.id

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM – Penerimaan Dosen Tetap Bukan PNS di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau diduga ada kecurangan atau permainan. Hal ini disampaikan oleh salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada pewarta pada Jumat (10/12/21).

Dia membeberkan beberapa fakta terkait proses penerimaan Dosen tetap non PNS yang disinyalir sangat dimanipulasi. Diantaranya adalah:
1. Penerimaan Dosen Tetap bukan PNS dengan jumlah formasi yang dibutuhkan sebanyak 36 formasi (disiplin ilmu), dan ada beberapa formasi yang tidak memiliki induk atau Prodi di Fakultas, seperti S2 Hubungan Internasional, S2 Ilmu Lingkungan, S2 Ilmu Pengetahuan Kehutanan, S2 Pembangunan Wilayah dan Desa, S2 Sistem dan Teknik Jalan Raya;

2. Jumlah pelamar yang lulus seleksi administrasi sampai dengan pelaksanaan tes potensi keahlian dan wawancara sejumlah 500 orang. Dari 500 orang yang lulus dan mengikuti tes potensi keahlian dan wawancara, pengumuman akhir yang lulus hasil seleksi Dosen Tetap bukan PNS sebanyak 44 orang. 

3. Berdasarkan penelusuran pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti), ditemukan sebanyak 42 orang dari 44 orang yang lulus ternyata sudah terdaftar sebagai Dosen Tetap yang berstatus aktif dan sudah memiliki NIDN di UIN Suska Riau. Dan yang lebih anehnya lagi ada satu orang yang memiliki NIDN di kampus yang berbeda.

Fakta lain, ditemukan pula bahwa formasi dosen sebanyak 36 yang dibutuhkan pada penerimaan Dosen Tetap bukan PNS ternyata sudah diatur dari awal dan memang disediakan untuk ke-42 orang yang dinyatakan lulus tersebut. 

"Dengan demikian, proses penerimaan Dosen Tetap bukan PNS dilakukan hanya bersifat formalitas untuk melegitimasi status ke-42 orang yang dinyatakan lulus, dan sisanya sebanyak 2 (dua) orang pun nampaknya merupakan orang tertentu." tuding sumber tersebut. 

"Lalu, bagaimana dengan para pelamar yang tidak lulus, yang jumlahnya sebanyak 456 orang dari 500 orang? Mereka ini dapat dikatakan sebagai “tumbal” bagi proses penerimaan Dosen Tetap bukan PNS yang memang sejatinya tidak lagi murni." tambahnya. 

Saat dikonfirmasi kepada Ahmad Supardi yang merupakan Kepala Biro Administrasi Umum, Kepegawaian dan Keuangan (AUPK) mengatakan, "Tidaklah seperti itu. Kan ada testingnya. Pesertanya ada yang sudah  mengajar lama di UIN Suska Riau dan ada yang tidak pernah mengajar sama sekali. Hasilnya sudah  diumumkan kepada publik. Ada yang sudah lama mengajar dan ada yang belum pernah mengajar sama sekali, " Imbuhnya. 

Saat diminta komentar tentang peserta yang lulus ternyata sudah punya NIDN, Ahmad Supardi tidak memberikan respon. 

 

 

 

Editor : Muhammad Saleh
Sumber : Realese
Komentar Via Facebook :