LM2R Tolak keras kebijakan One Way

Didatangi Kadis Perhubungan, Ketua LM2R : Kami hanya ingin jumpa Bupati

Didatangi Kadis Perhubungan, Ketua LM2R : Kami hanya ingin jumpa Bupati

SELATPANJANG, RANAHRIAU.COM- Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) gear aksi sebagai bentuk perlawanan mereka terhadap kebijakan pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti terkait One Way yang digelar di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa (02/11/2021).

Sebelumnya pada Senin (25/10) lalu, LM2R telah melakukan aksi damai, namun kebijakan One way kembali membuat geram LSM LM2R hal ini disebabkan beredarnya berita 300 ASN yang dinonjobkan dialihfungsikan untuk menjaga persimpangan jalan di titik One way. ''Hari ini kami punya kesadaran bahwa kebijakan yang tidak berpihak kepada kawan kawan Honorer dan ASN, Meski kami tau kawan kawan mengintip dibalik jendela dan takut melawan kediktatoran pemerintah saat ini,” teriak Ketua LM2R Jefrizal lantang.

Saat diwawancarai dilapangan oleh awak media ranahriau.com, Jefrisal menyebutkan bahwa persoalan kebijakan kepada Honorer dan mengutus 300 ASN yang memiliki skill untuk menjaga titik persimpangan jalan (One way) merupakan bentuk tidak memiliki prikemanusiaan. ''Oleh karena itu kami mengecam dan mengutuk keras kebijakan Bupati Kepulauan Meranti'', ujarnya geram.

Lebih lanjut Jefrizal mengatakan jika tidak ada satupun yang bersuara mengenai kebijakan sepihak ini maka LM2R sebagai bagian dari masyarakat akan menyuarakan sampai tuntas, ''Sabar kawan kawan, kami tetap menyuarakan dan memperjuangkan nasib Honorer dan ASN. Teman teman tidak perlu takut dan pengecut. Kami berdiri disini memperjuangkan nasib teman teman, Kami tak perlu berlama-lama disini, karena kami sadar dan percaya yang kami hadapi hari ini adalah Bupati pengecut,” kecamnya.

Sementara itu dari pihak bupati, hadir Asisten III Irmansyah, dan Nurdin Srijaya selaku Kepala Dinas Perhubungan, namun aksi masa menutup komunikasi dengan alasan pejabat terkait tidak bisa memberikan keputusan dan kebijakan tersebut adalah hak Preogratif Bupati. “Mohon maaf sebelumnya, tidak ada gunanya bicara panjang lebar dengan kucing kucing Bupati seperti kalian,” tandasnya.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :