Dituding Soal Jumlah Tenaga Kebersihan 10 Orang, Pihak Penyedia Sebut Itu Tidak Benar
Zurfius, Saat Memberikan Penjelasan
Menjawab tudingan soal jumlah tenaga kebersihan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau, Pengawas PT. Berkah Ridho Illahi sebagai penyedia, angkat suara.
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Zurfius selaku pengawas PT. Berkah Ridho Illahi menegaskan, isi berita yang beredar dengan narasumber Larsen Yunus, menuding adanya indikasi penggelapan jumlah tenaga kebersihan sebanyak 10 orang itu tidak benar.
"Kita sudah croscheck berdasarkan absensi pekerja, jumlahnya adalah 61 orang, tidak benar hanya 10 orang, karena itu sesuai dengan kebutuhan DPRD Riau," Sebutnya kepada Ranahriau.com, Senin, 25/10/2021 di DPRD Riau Pekanbaru.
Zurfius menambahkan, beredarnya berita yang diucapkan dari narasumber bisa jadi karena kurangnya komunikasi dan tidak melakukan konfirmasi dengan pihak perusahaan.
"Ya mungkin saja ini karena miskomunikasi saja," Imbuhnya.
Pengawas PT. Berkah Ridho Illahi inipun memastikan kepada publik, setiap pekerjanya memiliki identitas yang jelas dan bisa di cek satu persatu jumlahnya.
"Jika diperlukan bisa kita panggil semua pekerja kami, dan jumlahnya bisa di cek langsung," Tegasnya.
Berita Sebelumnya : Dituding Fiktifkan, Tenaga Kebersihan, Sekwan DPRD Riau : Jika Itu Fitnah Akan Dipolisikan
Dirinya kembali menerangkan, semua pekerja itu ada di beberapa titik lokasi, diantaranya rumah dinas ketua dewan, pimpinan lainnya yang terkait DPRD Riau.
"Tenaga pekerja kita itu, ada yang menjadi admin, pengawas dan juga tenaga kebersihan lainnya yang ditempatkan di titik yang berbeda, Antara lain dirumah dinas pimpinan, namun tetap diawasi oleh pihak DPRD Riau, memang tidak kita fokuskan semua nya di Kantor DPRD saja," Urainya.
Diakhir, Zurfius kembali menegaskan, Seluruh pekerja dibawah PT. yang dinaunginya setiap hari bekerja mengikuti aturan yang berlaku.
"Setiap hari pekerja kita masuk, kecuali memang ada yang sakit atau ada jadwal izin lainnya, namun kami pastikan setiap hari mereka masuk bekerja," Tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Sekretariat DPRD Riau, Errick Oktavianda menukas, DPRD hanya sebagai pengawas saja.
"Kami disini hanya sebagai pengawasan saja, karena memang betul jumlahnya sesuai sebanyak 61 orang, ada yang dirumah dinas pimpinan DPRD Riau," Ucap dia.
Sementara, mengenai pemberitaan yang beredar mengenai pemberian bantuan kepada 10 tenaga kebersihan, Kata dia itu hanya bersifat bantuan dalam program jumat barokah saja.
"Kalau itu kan Bantuan dari kami dalam kegiatan jumat barokah, dan Alhamdullilah kita bisa berikan bantuan sebanyak 10 orang, dan ini masih ada lagi yang bisa kita berikan juga sebanyak 10 orang lagi, karena ini hasil dari sumbangan anggota dewan dan karyawan untuk saling berbagi saja," Tegasnya Mengakhiri.


Komentar Via Facebook :