Prioritas KPCPEN, Ini Langkah Percepatan Penanganan Covid 19

Prioritas KPCPEN, Ini Langkah Percepatan Penanganan Covid 19

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana sekaligus Anggota Tim Pakar Medis Satgas COVID-19 Prof I Gusti Ngurah Kade Mahardika dalam Dialog Publik KPCPEN

JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dibentuk dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 serta pemulihan perekonomian dan transformasi ekonomi nasional. 

Prioritas KPCPEN secara berurutan adalah: Indonesia Sehat, mewujudkan rakyat aman dari Covid-19 dan reformasi pelayanan kesehatan; Indonesia Bekerja, mewujudkan pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja; dan Indonesia Tumbuh, mewujudkan pemulihan dan transformasi ekonomi nasional. 

Dalam pelaksanaannya, KPCPEN dibantu oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional. Tim Komunikasi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana sekaligus Anggota Tim Pakar Medis Satgas COVID-19 Prof I Gusti Ngurah Kade Mahardika dalam Dialog Publik KPCPEN menghimbau masyarakat mengenali varian virus Covid-19 agar mampu memahami gejala serta cara mencegah penularannya.

Dengan demikian masyarakat bisa menekan lonjakan kasus yang terjadi akhir-akhir ini di tanah air.

Menurut Mahardika, pandemi Covid-19 sudah berjalan hampir dua tahun lamanya. Virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 ini juga mengalami mutasi dan menimbulkan berbagai varian baru.

“Virus COVID-19 ini mudah berubah, varian of concern bagi saya itu ada dua, yakni varian Alfa (B.1.1.7) dan Delta (B.1.617). Tetapi di samping mutasi virus, terjadinya lonjakan kasus juga karena adanya kerumunan,” ungkap Anggota Tim Pakar Medis Satgas Covid-19 itu.

Vaksin Covid-19 sekata Gusti, sudah diteliti dan masih efektif melawan varian virus Covid-19 terutama Alfa dan Delta. 

"Saya mendukung percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Karena dengan 40-50% cakupan vaksinasi COVID-19 di negara-negara Eropa, mereka sudah berani mengadakan piala Eropa 2021,” pungkas Prof. Mahardika.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :