Apresiasi Calon Pimpinan BUMD, Alpin: Pemerintah harus konsisten dengan Mekanisme yang berlaku

Apresiasi Calon Pimpinan BUMD, Alpin: Pemerintah harus konsisten dengan Mekanisme yang berlaku

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Menjelang penetapan calon komisaris dan direksi dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau, sekaligus Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) oleh Pemerintah Provinsi Riau, terdapat pro kontra respon publik. Hal tersebut adalah sesuatu yang wajar didalam sistem demokrasi.  Kritik berfungsi sebagai upaya melihat banyak sudut pandang publik bagi pengambil kebijakan. Namun tentu saja tidak mutlak membuat retrospeksi dalam pengambilan keputusan.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Umum Lingkar Peduli Pemilu dan Demokrasi (Lp2D) Riau, Alpin Jarkasi Husein Harahap dalam rilisnya pada tanggal (03/02/2021) di Pekanbaru menegaskan agar pemerintah Provinsi Riau tetap konsisten pada jalur regulasi dan mekanisme yang berlaku.

Aktifis Mahasiswa UMRI ini percaya bahwa Gubernur sebagai kepala daerah yang dipilih rakyat secara langsung, tentunya sudah berpikir secara matang dalam menempatkan orang-orang yang akan menjadi nahkoda dua BUMD tersebut. Saya yakin aspek kompetensi, meritokrasi lebih diutamakan. Siapapun yang diamanahkan, kita semua berharap yang terbaik dalam pengelolaannya memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap pendapatan daerah,”Tambahnya.

Menempatkan personalia berdasarkan kemampuan yang mumpuni (capability), memiliki pengalaman yang baik (good track record) serta punya jejaring yang luas (Networking), lalu memiliki sikap dan sifat professional sesuai dengan prinsip-prinsip good coorporate governance” Lanjutnya.

Menurut informasi yang beredar, ada dua calon yang digadang-gadang mengisi jabatan  komisaris dan direksi dua BUMD Riau tersebut, Sahat Martin Philip dan Fuady Noer. Dua nama tersebut akan dibawa ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan pengesahan.

Sahat Martin adalah pemimpin muda milenial yang memiliki kecakapan dan jaringan nasional yang kuat untuk membangun BUMD di daerah, tentu diperlukan modal cakap dan jaringan yang baik tersebut untuk membangun serta meningkatkan kualitas perusahaan lokal begitu juga dengan Fuady Noer. “Tutupnya”

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :