Dukung kebijakan tutup penerbangan menuju Indonesia, Dede Firmansyah : Tidak ada pilihan lain

Dukung kebijakan tutup penerbangan menuju Indonesia, Dede Firmansyah : Tidak ada pilihan lain

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Pengamat Pariwisata Riau Dede Firmansyah mengatakan Riau mendukung kebijakan pemerintah  menutup penerbangan menuju Indonesia selama  2 Pekan (1 - 14 Januari 2021) guna menekan lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Indonesia.

"Apalagi kebijakan yang sama juga dilakukan oleh negara-negara lain karena ada Virus covid varian baru  yang menurut penelitian virus tersebut lebih cepat penyebarannya," kata Dede kepada wartawan ranahriau.com, Rabu (06/01/2021).

Lebih lanjut Dede mengatakan, penyelamatan nyawa manusia lebih utama, kendati memang secara financial kebijakan tersebut sangat berdampak kepada Sektor Pariwisata Indonesia.

"Tidak ada pilihan lain, langkah ini sangat tepat untuk menekan lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Indonesia dan untuk sementara beragam potensi pariwisata di negeri ini, belum bisa di kunjungi wisatawan mancanegara itu", ujarnya.

Hal ini menurutnya dikarenakan Negara Indonesia dengan  jumlah penduduknya mencapai 267 juta jiwa lebih itu, sangat potensial  mengembangkan pariwisata antar Pulau, lebih optimal lagi  seperti potensi 5 pulau besar di Indonesia.

"Jika dapat dioptimalkan, bisa membuat arus kunjungan wisatawan antar Pulau tersebut, misalnya wisatawan dari Sumatera ke Kalimantan atau ke Sulawesi, atau sebaliknya, bisa juga yang dari Sulawesi ke Papua atau sebaliknya, dari Jawa ke Kalimantan dan Sulawesi atau sebaliknya", paparnya.

Namun demikian, suami dari  Raja Fitrina Lestari ini menyatakan, bersamaan dengan upaya mengoptimalkan  arus kunjungan tersebut seluruh pihak harus  tetap disiplin menerapkan  pada protokol kesehatan.

"Sebab jika lalai menerapkan protokol kesehatan, maka penyebaran  virus mematikan itu makin besar,  terbukti pada  Oktober 2020 saja saat libur 2-3 hari  kasus positif  COVID-19 meledak hingga mencapai 8.000-an kasus", ungkap pria yang punya hobi berkuda ini.

"Maka sulit  dibayangkan  kalau saat libur akhir tahun 2020,  masyarakat tidak patuh pada protokol kesehatan  tentu kasus yang sama akan meledak kembali", tutup 
Dede yang juga Wakil Ketua Umum KADIN RIAU Bidang Industri Olahraga.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :