Tepatnya di Kecamatan Bantan

Tim Irjen KemenLHK RI Pantau Langsung Kegiatan PEN-PKM Masyarakat

Tim Irjen KemenLHK RI Pantau Langsung Kegiatan PEN-PKM Masyarakat

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Tim Inspektorat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Pejabat dari BPDAS HL INROK dan Kepala KPH Bengkalis Pulau beserta empat stafnya langsung turun ketiga lokasi Program Ekonomi Nasional Padat Karya Mangrove areal pantai Desa Muntai Barat, Desa Muntai dan Desa Pambang Pesisir Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Riau.

Jajaran Tim Inspektorat Jendral KemenLHK yang turun antara lain, Andri Gunawan, S.Hut, M.Si, Ikhsan Anshori, S.Hut, M.Ling, dan Prima Panji Mulya Permana, SE. Sementara dari BPDAS HL INROK Sigit Budi Nugroho,S.Si, M.Sc (Kasie Evaluasi DASHL), Asriyanto, SP.

Dan dari KPH Bengkalis pulau, di pimpin langsung oleh Ir.Agus Rianto, MT beserta empat orang stafnya. 

Prioritas menjadi obyek pengecekan terhadap kegiatan penanaman mangrove program Pemulihan Ekonomi Nasional - Padat Karya Mandiri yaitu, sejauh sepuluh kilo lima ratus meter sepanjang pantai Desa Muntai Barat, pantai Desa Muntai dan Desa Pambang Pesisir.

Menurut Andri Gunawan, selaku ketua tim pengecekan kegiatan dari inspektorat jendral KemenLHK RI kepada tim media mengatakan, mereka tidak menemukan adanya hal-hal yang janggal atas kegiatan penanaman mangrove yang di kordiner oleh KTH Mangrove IPMPL 1 Desa Muntai Barat, KTH Mangrove IPMPL 2 Desa Muntai dan KTH Mangrove IPMPL 3 Desa Pambang Pesisir Bersama kurang lebih 650 masyarakat.

"Terhadap pelaksanaan kegiatan ketiga kelompok tani hutan binaan, Lembaga Swadaya Masyarakat Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan (LSM IPMPL) Kabupaten Bengkalis tersebut, pantas mendapat aprisiasi," kata Ketua Tim Pengecekan dan Inspektorat Jendral KemenLHK Andri Gunawan, Rabu, 18 November 2020.

Oleh karena lanjutnya, cara mereka bekerja menerapkan asas tranparansi dengan memanfaatkan perangkat Informasi Teknologi seperti CCTV yang bisa Online dan dipantau dari jauh.

"Kemudian menggunakan fasilitas Dron sehingga mudah dipantau oleh pihak-pihak yang ingin melakukan pengecekan terhadap kegiatan," ujarnya.

Selain itu, Ir.Agus Rianto, MT Kepala KPH Bengkalis, pada kesempatan yang sama saat di lapangan turut juga memberikan aprisiasi atas kegiatan ketiga kelompok tersebut.

Atas kecepatan waktu dan kerapian  masyarakat melakukan penanaman mangrove disepanjang pantai yang dapat dilihat secara kasat mata secara langsung.

Ia berharap, masyarakat dapat terus merawat  hingga pohon mangrove yang ditanam benar-benar hidup dan bisa menjadi salah satu solusi dalam mengatasi persoalan abrasi pantai Pulau Bengkalis yang selama ini menjadi persoalan keluh kesah masyarakat Kabupaten Bengkalis," tegasnya mengakhiri.
 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :