Asnawi Domisioner HPMR Bengkalis Mengecam PT. SRL Membohongi Masyarakat Desa Darul Aman

Asnawi Domisioner HPMR Bengkalis Mengecam PT. SRL Membohongi Masyarakat Desa Darul Aman

RUPAT, RANAHRIAU.COM - Dalam beberapa bulan terkhir ini, Kecamatan Rupat di hebohkan dengan adanya MOU PT. Sumatra Riang Lestari dengan beberapa desa/kelurahan terkait tanaman kehidupan. Dari beberapa desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Rupat yang melakukan MOU hanya Desa Darul Aman yang masih belum membuat MOU dengan PT. Sumatra Riang Lestari, tentu ini ada penyebabnya, Selasa (15/9/2020).

Pada hari Senin 26 Maret 2012 beberapa tahun yang lalu, telah terjadi kesepakatan antara PT. Sumatra Riang Lestari dengan masyarakat Desa Darul Aman bahwa PT. Sumatra Riang Lestari berkomitmen untuk membangun tanaman kehidupan karet yang di peruntukkan bagi kesejahteraan masyarakat, dan sampai tahun 2020 sekarang belum ada kejelasan bagaimana terkait tanaman kehidupan yang telah di janjikan PT. Sumatra Riang Lestari.

Tentu ini menjadi catatan buruk buat PT.SRL beriringan berjalannya waktu di tahun 2020 PT. Sumatra Riang Lestari berdalih lagi untuk menjanjikan kepada masyarakat Desa Darul Aman. Bahwa ingin menggantikan tanaman kehidupan karet menjadi tanaman Akasia. Tentu ini adalah bentuk tidak konsistennya PT. Sumatra Riang Lestari terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Darul Aman.

Didalam dua kali pertemuan yang di lakukan masyarakat Desa Darul Aman dengan pihak kecamatan rupat juga belum ada kejelasan terkait permasalahan ini. Tentunya dalam hal ini Asnawi Domisioner Himpunan Pelajar Mahasiswa Rupat sangat mengecam tindakan PT. Sumatra Riang Lestari karena telah membohongi masyarakat Desa Darul Aman dan tidak ada etikat baik untuk menepati janji mereka.

"Asnawi mengharapkan PT. Sumatra Riang Lestari untuk tidak hanya bisa memberikan janji-janji palsu kepada masyarakat, ketika mereka benar-benar serius peduli kepada masyarakat Desa Darul Aman tentu mereka menyelesaikan perjanjian yang telah di buat pada tahun 2012 kemaren," harap dan pinta Asnawi.

Lanjutnya, bukan berarti mereka harus membuat perjanjian yang baru untuk mengganti tanaman karet dengan tanaman Akasia, sedangkan masyarakat Desa Darul Aman masih bertahan dengan kesepakatan masyarakat yaitu untuk tetap diberikan tanaman karet yang telah dijanjikan.

Asnawi juga menegaskan agar Bapak Camat di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis lebih tegas lagi dalam memperjuangkan hak masyarakat Desa Darul Aman. 

"Karena ini sudah menjadi tanggung jawab Camat Kecamatan Rupat dalam menyelesaikan permasalahan yang berada di Kecamatan Rupat. Dan saya tidak mau Bapak Camat Kecamatan Rupat menutup mata dengan permasalahan yang terjadi di Desa Darul Aman," Tegas Asnawi.

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :