Guna Memutuskan Mata Rantai COVID-19, Dinas PUPR Bengkalis Lakukan Test Swab

Guna Memutuskan Mata Rantai COVID-19, Dinas PUPR Bengkalis Lakukan Test Swab

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Untuk mengantisipasi mencegah dan memutuskan mata rantai Virus Corona (Covid-19), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bengkalis melakukan tes swab hidung dan tenggorokan, dari Aparatur Sipil Negara (PNS) sampai ke tenaga honorer.

Saat melakukan test swab ini, dilaksanakan dihalaman Kantor PUPR Bengkalis, di Jalan Pertanian Bengkalis, Senin (14/9/2020).

Adapun ASN dan tenaga honorer Dinas PUPR Bengkalis yang ikut melakukan test swab sejumlah 137 orang, terdiri dari 68 orang ASN dan 69 orang tenaga honorer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum PUPR M.Rozali membenarkan adanya melakukan test swab. Menurutnya, pegawai yang berada di kantor kami ini wajib lakukan test swab dan kini menjalani pemeriksaan swab. 

"Ia menjelaskan, aktivitas kantor masih di buka seperti biasa. Dan diharapkan setelah dilakukan pemeriksaan tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19," jelas M.Rozali.

Sementara, Kepala Dinas kesehatan Bengkalis melalui Kepala seksi Kesehatan primer dan penunjang Dona Riska Madianti, S.KM mengatakan, pemeriksaan swab ini merupakan pelaksanaan dan perintah dari Plh.Bupati Bengkalis Bustami, HY untuk melakukan test swab massal ke semua OPD yang ada di Bengkalis.

"Ia, Dinas PUPR merupakan OPD keempat yang kita laksanakan hari ini. Test swab ini dilakukan untuk mendeteksi apakah ada virus Covid-19 pada diri seseorang. Jadi setelah dilakukan test swab ini kita menunggu hasilnya dari 3 atau 4 hari kedepan," kata Kasi Kesehatan Primer dan Penunjang Dona Riska Madianti, S.KM kepada RANAHRIAU.COM.

Lanjutnya, pada pemeriksaan ini jika dia negatif dia akan bekerja seperti sedia kala, dan jika positif dari pemeriksaan dan mempunyai gejala Batuk, Filek, Flu, Demam dan sakit tenggorokan kita akan segera rujuk ke RSUD Bengkalis.

"Pada lakukan test swab ini, biasanya kita ambil pada darah, tetapi sekarang ini kita cuma ambil pada lendir hidung dan tenggorokannya saja," tutupnya.

Dalam pemeriksaan test swap ini turut hadir dari tim 18 orang, terdiri dari dokter analis dan surveilance dan tim Dinas Kesehatan.

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :