Program kerja KKN Merdeka mahasiswa UMRI di PENDALIAN IV Koto

Program kerja KKN Merdeka mahasiswa UMRI di PENDALIAN IV Koto

Mahasiswa KKN Merdeka  Universitas Muhammadiyah Riau, Peduli Terhadap Pelaku UMKM Yang Terdampak Covid-19.

PENDALIAN IV KOTO, RANAHRIAU.COM- Mahasiswa KKN Merdeka Kelompok 10 Universitas Muhammadiyah Riau, Saat turun lapangan ke salah satu pelaku UMKM pembuat gula aren di Desa Pendalian IV Koto.

Ditengah situasi saat ini menyebabkan pelaksanaan KKN UMRI berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Model KKN saat  ini dilakukan di lokasi domisili (kampung halaman) mahasiswa  yang bersangkutan atau memilih diluar domisili dengan tetap mengikuti protokol yang ada.

Kegiatan KKN Mahasiswa kelompok 10 dilaksanakan di desa Pendalian IV Koto, Kecamatan Pendalian, Kabupaten Rokan Hulu, dengan mengangkat tema Ketahanan Ekonomi. Kegiatannya yaitu melakukan pendataan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang belum terdaftar di Kabupaten Rokan Hulu, Pembuatan video promosi , dan poster dari produk pelaku UMKM tersebut.

Kegiatan KKN dimulai dari tanggal 10-24 agustus 2020, Setelah meminta izin kepada Camat Dan Kepala Desa pada hari selasa pagi  (11/08) Mahasiswa KKN mendatangi Kantor BUMDes untuk meminta data pelaku UMKM yang ada di wilayah Pendalain IV Koto.

Keesokan harinya, Rabu (12/08) Mahasiswa KKN mendatangi rumah Ibu Idar, Seorang pembuat gula aren di desa pendalian. Beliau mengaku semenjak adanya pandemi ini perekonomian masyarakat menjadi terganggu yang mengakibatkan penjualan gula aren buatannya menurun.

Dalam kunjungan itu Mahasiswa KKN di perkenankan untuk melihat langsung dan turut serta dalam proses pembuatan gula aren tersebut. Kamis (13/08) Pohon aren disadap oleh suami Bu Idar  pada pagi dan sore hari dengan wadah penampung nira.
keesokan harinya, jum’at (14/08) wadah yang telah terisi nira diturunkan dari atas pohon, selanjutnya nira disaring untuk memisahkan dari kotorannya. Lalu masuk dalam proses perebusan nira hingga teksturnya menjadi lengket. Setelah itu di cetak sesuai ukurannya.

Menurut keterangan Ibu Idar, Beliau biasanya mendapatkan uang 500 ribu dalam sebulan dari penjualan gula aren tersebut. Namun sekarang sudah berkurang, dikarenakan produksi nira yang semakin sedikit dan juga pandemi saat ini.
“Saya berharap agar pemerintah mau membantu perekonomian saya, agar saya mampu untuk terus menjalankan usaha ini”  ungkap Ibu Idar.

Dengan kegiatan terjun langsung ke masyarakat sekitar, mahasiswa KKN berharap agar program kerja yang sudah dilakukan, memberikan  manfaat bagi para pelaku UMKM yang ada di Desa Pendalian IV Koto, Kecamatan Pendalian, Kabupaten Rokan Hulu.


 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :