Hujani : SMPN 4 Siak Hulu Siap, Jika Disdik Kabupaten Beri Izin Belajar Tatap Muka di Sekolah

Hujani : SMPN 4 Siak Hulu Siap, Jika Disdik Kabupaten Beri Izin Belajar Tatap Muka di Sekolah

SIAK HULU, RANAHRIAU.COM - Untuk mematangkan dan mempersiapkan keputusan, nantinya dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kampar dalam memulai aktifitas belajar tatap muka di sekolah. Tentunya Sekolah Menengah Pertama (SMPN 4) Siak Hulu Pandau Jaya telah siap untuk melaksanakan tatap muka dan proses  pelaksanaan belajar mengajar di sekolah. 

Tentu dengan mentaati ketentuan - ketentuan yang telah diterapkan oleh protokol kesehatan, diantaranya dengan menyediakan infrastruktur tempat cuci tangan, Hand Sanitizer, hingga uji usap untuk seluruh guru yang ada diruang lingkup sekolah.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 4 Siak Hulu Pandau Jaya M Hujani S.Pd mengatakan, kesiapan pada sekolahnya sudah siap, jika Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kampar dan mengeluarkan melalui surat edaran atau surat penunjukan pelaksanaan untuk belajar mengajar dengan bertatap muka pihak sekolah telah siap," ungkap Kepsek Hujani kehadapan pewarta ranahriau.com ketika di wawancarai diruangan kerjanya, Sabtu (22/8/2020).

Tentunya kesiapan ini melalui proses penilaian monitoring dan evaluasi dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau, yang datang menilai kesekolah kami.

"Lanjutnya, kata Hujani lagi, alhamdulillah tim penilai dari MONIP - LPMP telah datang kesekolah SMPN 4 Siak Hulu Pandau Jaya. Dari hasil penilaian sarana dan prasarana sekolah serta kesiapan dalam mengadakan alat-alat pencegahan kami dari pihak sekolah telah melengkapinya," kata Kepsek Hujani.

Sesuai dengan penerapan serta himbauan dari pemerintah terkait protokol kesehatan Covid-19. Ternyata, sekolah kami telah layak untuk melaksanakan belajar bertatap muka di sekolah.

Sebagaimana yang disampaikan tim penilai dari MONEP - LPMP kepada Kepala Sekolah.

Disaat ini, kami hanya tinggal menunggu instruksi dari Dinas Kabupaten, beserta persetujuan orang tua wali murid dengan mengisi formulir pernyataan, bahwa akan bersedia anak-anak mereka untuk belajar bertatap muka di sekolah.

Kami sebagai pihak sekolah hanya tinggal melaksanakan saja lagi. 

"Namun, jika nantinya ditemukan kasus Covid-19, maka proses belajar di sekolah akan dihentikan dan dialihkan kembali seperti semula belajar secara daring," kata Hujani mengakhiri.


Pewarta : Bide

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :