Datangi DPRD Meranti, Forum Pemuda Pulau Merbau sampaikan keluhan masyarakat

Datangi DPRD Meranti, Forum Pemuda Pulau Merbau sampaikan keluhan masyarakat

SELATPANJANG, RANAHRIAU.COM- Pemuda kecamatan Pulau Merbau dalam Forum Pemuda Peduli Pembangunan Pulau merbau melakukan audiensi digedung dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten kepulauan meranti, Rabu (08/07/2020).

Audiensi tersebut dihadiri anggota DPRD kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua DPRD, Wakil Ketua, ketua komisi II berserta anggota, kepala dinas perhubungan, PUPR, serta Forum Pemuda Peduli Pembangunan Pulau merbau.

Adapun maksud dan tujuan audiensi tersebut ialah untuk menyampaikan aspirasi terkait masalah akses penyeberangan antara semukut dan mekung begitu juga sebaliknya.

"Kami hadir Dalam audiensi tersebut atas nama Forum Pemuda Peduli Pembangunan Pulau merbau menyampaikan terkait tata kelola penyebrangan kempang semukut- mekung dan mekung-semukut. Hal tersebut merupakan inisiasi Pemuda Pulau merbau yang mendengar keluhan dari masyarakat terkait tarif yang tidak wajar di bandingkan dengan penyebrangan kempang Selat Panjang - Peranggas Tebing yang hanya 10.000, dan Pergi Pulang ( PP ) hanya 15.000", ujar Ahmad selaku ketua Rombongan.

Forum Pemuda Peduli Pembangunan Pulau merbau segera menyurati komisi II DPRD Kab Kepulauan Meranti yang membidangi anggaran, ekonomi, dan pembangunan untuk mengkaji ulang atas masalah tersebut.

"Masalah kempang bukan lah persoalan baru d pulau Merbau, setiap pergantian camat kami selalu mengusahakan masalah penyebrangan mekung - semukut namun tidak ditanggapi dengan serius, bahkan sangat penting sekali yang perlu di perbaiki yaitu jalan, saya Meminta pada pemda untuk menyelesaikan infrastruktur jalan alai mekong dan juga melanjutkan pembangunan jalan bes akses dari pelabuhan semukut menuju kantor camat pulau merbau", ungkapnya.

Adapun keterwakilan Forum Pemuda Peduli Pulau Merbau antara lain Desa renak Dungun, desa centai, desa batang Meranti, desa kuala merbau, desa tanjung bunga, desa semukut, dan desa padang kamal.

Almurdini mewakili desa Batang Meranti berharap kepada DPRD kabupaten Kepulauan Meranti komisi II yang membidangi infrastruktur dan penyebrangan mekung -semukut untuk memanggil pihak yang mempunyai kempang dan pemda yang mempunyai wewenang izin beroperasi kempang tersebut.

Menjawab tuntutan yang disampaikan oleh ketua Forum tersebut
Pihak DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti meminta penangguhan waktu untuk memanggil kedua belah pihak tersebut.

Namun, ahmad sebagi ketua forum meminta agar mengindahkan dari aspirasi yang disampaikan agar terealisasi dengan segera karna dampak ekonomi sangat besar.

"Kita sudah muak dengan omong kosong tanpa hasil hanya wacana-wacana dan wacana namun tidak ada realisasi di lapangan. Kami mendesak meminta agar Tata kelola penyebrangan di perairan seluruh meranti khususnya pulau merbau dan merbau harus berdasarkan aturan perda yang di buat kasian masyarakat yang ekonominya lemah membutuhkan akses yang ekonomis sesuai dengan pendapatan masyarakat," tutup Ahmad.
 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :