Bikin Malu, Oknum Ustadz Tipu Hingga 90 Juta, Akhirnya Dipolisikan

Bikin Malu, Oknum Ustadz Tipu Hingga 90 Juta, Akhirnya Dipolisikan

Diduga Menipu, H.H Dilaporkan Ripo Riski salah satu warga pekanbaru dengan kerugian Uang Sebesar 90 Juta.

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Adalah Ripo Riski laporkan dugaan penipuan yang dilakukan tokoh agama, Ustadz berinisial (H.H) dengan modus meminta uang administrasi sebesar 90 juta untuk pengurusan keaktifan dinas di salah satu instansi pemerintah.

"Ya benar saya sudah melaporkan Ustadz H.H atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan nomor STPLP : B/42/III/2020/Riau/RESTA PEKANBARU/SEKTOR PBR KOTA." Tegasnya kepada ranahriau.com, Selasa, (31/3/2020) melalui sambungan selular.

Secara detail, Riski menceritakan kronologis kejadiannya. Kata dia, ustadz H.H mengaku mengenal orang dalam di Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), dengan menentukan tarif untuk administrasi Rp 90 juta.

"Pada saat itu ustadz menjanjikan kepada saya Tentang keaktifan dinas, berhubung beliau kenal dengan orang dalam menkumham selanjutnya ia menyebut ada uang adm nya sebesar 90 juta, dan saya sanggupi dengan cara pembayaran bertahap," Bebernya.

Tidak hanya itu, masih dijelaskan dia, H.H bahkan sudah memastikan tanggal 9 oktober dirinya akan kembali bertugas. Al hasil, hingga pergantian tahun 2020 tidak ada realisasinya.

"H.H itu bilang, 9 oktober sudah bisa aktif, tapi setiap ditanya kapan suratnya turun, dia selalu berkelit dan mengelak, Awal bulan, tengah bulan hingga akhir tahun 2019 masuk ke bulan dua tahun 2020 tetap nihil alias omong kosong saja," Cetusnya.

Karena kesal tidak adanya kepastian, Ripo akhirnya meminta komitmen H.H untuk mengembalikan uang utuh apabila tidak berhasil.

Bahkan, dirinya berusaha untuk menghubungi H.H, namun tidak pernah mendapatkan respon dan terkesan selalu menghindar.

Atas dasar itu, Ripo akhirnya melaporkan H.H kepolisi Pekanbaru Kota dengan dugaan penipuan.

"Tidak adanya titik terang, dalam hal ini kami berusaha menghubungi Ustadz H.H untuk menanyakan seperti yang dijanjikan dahulu, apabila tidak keluar nanti duit akan dikembalikan 100 %, tanpa potongan. Maka dari itu kami menagih uang tersebut agar dikembalkan ke kami." Urainya.

"Setelah kami melakukan penagihan duit yang telah distorkan, H.H berjanji akan dikembalikan, kami tunggu juga, kami hubungi lagi, tapi hingga saat ini tidak jelas," Ungkapnya Kesal.

Menelusuri lebih jauh, Pewarta ranahriau.com mencoba mengkonformasi Ustadz H.H melalui tiga nomor telepon dan WA yang diperoleh dari narasumber.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, H.H tidak memberikan jawaban.

Sementara itu,  kapolsek Pekanbaru Kota AKP Sunarti melalui kanit Reskrim Iptu Abdi membenarkan ada laporan yang masuk tanggal 29 Maret 2020 atas nama pelapor Ripo Riski.

"Ya benar, kami telah menerima laporan itu, dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan." Tukasnya.


 

Editor : Abidah
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :