Ilegal

Maraknya Mikol, Ball Pres dan Rokok Tanpa Cukai Masuk Lewat Pelabuhan Tikus

Maraknya Mikol, Ball Pres dan Rokok Tanpa Cukai Masuk Lewat Pelabuhan Tikus

Kapal Yang Membawa Mikol, Ball Pres dan Rokok Tanpa Cukai

BATAM, RANAHRIAU.COM - Ditengah pemerintah berupaya mencegah merebaknya wabah COVID-19, justru diduga para mafia maupun pengusaha nakal dan oknum-oknum nakal berupaya menyeludupkan rokok tanpa cukai, minuman beralkohol (mikol) maupun ballpres keluar dari Batam," Jumat (27/3/2020).

Bahkan Informasi lapangan, para pemain beras maupun gula luarpun diduga berhasil dimasukkan ke Batam dan bahkan sempat di razia pihak berwenang, namun aktifitas penyeludupan masih menjadi favorit di Batam.

Seperti dikutip dari media di Batam yang memberitakan 5 unit mobil box dan 1 unit mobil L 300 yang diduga bermuatan rokok masuk ke pelabuhan tikus seputaran Air Raja Dapur 3 Kecamatan Galang, sekitar pukul 23.10 WIB, pada Jumat (20/3/2020), beberapa hari lalu.

Rokok yang akan dimuat didalam kapal itu diduga akan diedarkan diluar kota Batam. dengan dugaan sementara bermerk Luffman dan H Mild.

Dan tidak itu saja, beberapa minggu lalu, pihak Bea Cukai melakukan penggrebekan terhadap salah satu gudang di Batam dan ditemukan mikol dan dan rokok dan dibenarkan pihak beacukai Batam melalui juru bicara Sumarna.

Padahal, hampir setahun lalu, BP Batam telah menggeluarkan dalam suratnya bahwa berdasarkan hal penyampaian risalah rapat koordinasi pembahasan review Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2012 dan Peraturan Menteri Keuangan Nokor 47/PMK.04/2012.

Kemudian pada tanggal 14 Mei 2019 Direktur Jenderal Bea Cukai mengeluarkan surat dalam hal penghentian pelayanan dokumen CK-FTZ. 

Maka dari itu, BP Batam dalam suratnya menyampaikan pemberitahuan pencabutan fasilitas bebas cukai atas barang berupa rokok dan minuman beralkohol.

"Tak sulit memantau para penyeludup dipelabuhan tikus di batam, sinergi yang baik membuat mereka leluasa, seperti di barelang dan nongsa," ujar sumber awak media enggan di publis.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Team Bea Cukai diduga mengamankan mikol asal negara tetangga yang masuk secara ilegal tanpa cukai dan rokok yang beredar di Batam.

Hal ini dibenarkan, Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Batam, Sumarna, bahwa unit penindakan melaksanakan razia di seputaran gudang tersebut.

"Betul, unit penindakan BC razia mikol"

"Dan masih tahap mengumpulkan informasi dan penyelidikan," ujar Sumarna singkat dihubungi melalui sambungan selularnya beberapa waktu lalu.

Sedangkan, Penghentian fasilitas cukai ini terhitung mulai tanggal 17 Mei 2019.

Dalam surat tersebut terlampir, 46 nama-nama perusahaan yang mendapat dasilitas cukai atas barang berupa rokok dan minuman beralkohol.

Beberapa diantaranya yaitu, PT Mustika Internasional, PT Fantastik Internasional, PT Pura Jaya Makmur, PR Duta Cemerlang Tobacco, PT Karya Timur Prima, PT Atraco Multiguna, PT Batu Karang, PT Gudang Baru Berkah, PR Bintang Sayap Insan, PR Berca Sauti Tobacco, PR Cemara Mas dan PT Karya Tajinan Prima

Kemudian ada PR Delta Makmur, CV Gunung Batu Penjuru, PR Putra Maju Jaya, PT Anak Sakti, CV Megah Sejahtera, PR Sejahtera Abadi, PR Pasir Mas Gunung Kelud Alami, PR Makmur Sentosa, PT Corona Mas, PT Bokor Mas, PT Universal Strategic Alliance, PR Pura Perkasa dan lainnya.


 

Editor : Eriz
Sumber : rilis
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :