Malaysia Lockdown, Warga Bengkalis Gagal Pulang Melalui Pelabuhan BSSR

Malaysia Lockdown, Warga Bengkalis Gagal Pulang Melalui Pelabuhan BSSR

Kondisi WNI Terdampar di Pelabuhan Muar Malaysia

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Pasca dikeluarkan surat dari Dinas Perhubungan nomor 500/DISHUB/III/2020/137 tanggal 20 Maret 2020, hal Pemberitahuan penutupan pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Sabtu, (21/3/20).

Warga Negara Indonesia (WNI) khususnya warga Kabupaten Bengkalis, yang berada di Malaysia tidak bisa pulang ketanah air melalui jalur pelabuhan BSSR selat baru.

Dilansir dari beredarnya akun Media Sosial (Medsos) Facebook, beberapa pemilik akun Fb mengirim photo sedang berada di pelabuhan Muar dan mengirim pesan agar pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan waktu 3 sampai 5 hari untuk membawa mereka pulang ke tanah air.

Isi sebagian surat tersebut, yang dikeluarkan oleh dinas Perhubungan menjelaskan, untuk membatasi dan mengantisipasi penyebaran penularan Corona Virus Disease 2019 di kabupaten Bengkalis.

Pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya, maka perlu dilakukan upaya penutupan akses masuknya orang dan barang dari luar negeri.

Di pelabuhan Bandar Sri Setia Raja ( BSSR) kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis, penutupan akses pelabuhan berlaku mulai hari Sabtu tanggal 21 Maret 2020, sampai dengan batas dengan waktu yang akan ditentukan kemudian.

"Wajah-Wajah warga Bengkalis yang ingin pulang ke kampung halaman, terlantar  dipelabuhan Ferry Muar. Karena pelabuhan Internasional sehat baru ditutup, menurut informasinya, mohon pemerintah kabupaten Bengkalis segera mengatasi keadaan ini, tulis akun Fb atas nama Jee Siswanto.

Tulis Akun Fb Tamrin Mardiku, Lockdown pelabuhan BSSR tanggal 21 Maret 2020, surat dikeluarkan tanggal 20 Maret 2020, perlu diketahui bahwa rakyat Bengkalis yang berada dimalaysia masih ribuan. Kami pulang ke negara kami, dengan waktu satu kami tidak mungkin pulang semua dengan akses laut.

Kami mohon pemerintah memberikan kelonggaran paling tidak 3 sampai 5 hari untuk kami pulang.

"Bantu warga kite yang nak balek kampung, mereka terlantar di pelabuhan tolong, bagi akun Facebook (Fb) Efendi S.

Semoga pemerintah Kabupaten Bengkalis bisa mengambil solusi, kebijakan yang terbaik dan mengambil keputusan, agar rakyat Bengkalis yang berada di Malaysia bisa kembali ketanah air.


 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :