BC Bengkalis Mengamankan Dua Kapal Pompong Bermuatan Barang dari Malaysia

BC Bengkalis Mengamankan Dua Kapal Pompong Bermuatan Barang dari Malaysia

2 Unit Kapal Pompong Yang di Amankan Pihak Bea dan Cukai

Tim kapal 30002 patroli Bea dan Cukai Kanwil DJBC Riau mengamankan 2 unit kapal kayu berbendera Indonesia dari Malaysia. Kapal tersebut terlihat membawa muatan barang yang mencurigakan menuju Bengkalis Indonesia

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Tim kapal patroli Bea dan Cukai BC 30002 sedang melakukan patroli bersama antara PSO Tanjung Balai Karimun dengan Kanwil DJBC Riau. 

Info dari masyarakat telah ada kegiatan di perairan laut Tanjung Parit Desa Muntai, Kecamatan Bantan, yang ditengarai melanggar ketentuan di bidang kepabeanan.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis Ony Ipmawan melalui Kepala Seksi Perbendaharaan D Silalahi mengatakan, bahwa menemukan 2 buah kapal pompong yang sedang berlayar. 

Dan pihak Bea Cukai Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau langsung mendekati kapal pompong yang  bermuatan pakaian bekas, makanan dan minuman kaleng, cabai kering dan ban bekas dari Malaysia, tanpa ada memiliki dokumen yang sah," ucap D Silalahi kehadapan ranahriau.com, Selasa (10/3/20) di Kantor BC Bengkalis.

Selanjutnya, kami telah berhasil mengamankan 2 kapal atas nama KM Faisal yang di nakhodai berinisial ZBW yang membawa muatan seperti, minuman kaleng, Cabai kering dan lain-lainnya.

Dan KM Dzaky Fabyan Sadewo di nakhodai berinisial HBY yang membawa muatan seperti, pakaian bekas dan ban bekas," jelas Kepala Seksi Perbendaharaan.

Akhirnya, 2 buah kapal pompong yang sarat dengan muatan dari Malaysia tersebut, langsung dibawa oleh pihak Bea dan Cukai Kanwil Tanjung Balai Karimun Kepri di bantu pihak BC Kabupaten Bengkalis, sampai di pelabuhan Camat Bengkalis, sekitar pukul 11.02 WIB siang.

Setiba di pelabuhan Camat Bengkalis, muatan barang ke 2 kapal pompong tersebut langsung di bongkar dan di bawa ke gudang kantor BC Bengkalis.

Untuk selanjutnya, dilakukan penelitian lebih lanjut dan menunggu pencacahan dalam menentukan jumlah barang muatan ke 2 kapal tersebut.


 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :