Data Masyarakat miskin diduga Amburadul, Dinsos Bengkalis angkat bicara

Data Masyarakat miskin diduga Amburadul, Dinsos Bengkalis angkat bicara

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM- Hiruk pikuk data Masyarakat Miskin, yang tercantum di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Bengkalis, membuat sebagain Masyarakat "gerah", pasalnya diduga sebagian masyarakat yang menerima bantuan PKH maupun masyarakat penerima manfaat program penanganan kemiskinan (rumah tangga miskin) Kabupaten Bengkalis, mereka adalah orang-orang yang tergolong mampu dalam ekonomi kehidupannya.

Seperti yang di utarakan oleh salah satu warga,  S (inisial) yang berdomisili di Jalan Sepakat Gang Damai Desa Senggoro, RT 005 RW 005, yang minta namanya untuk tidak di publikasikan mengatakan, rumah nya berlebel rumah tangga miskin, dari Dinas Sosial Bengkalis, sejak dari bulan 07 tahun 2019 lalu, sampai saat ini masih terpasang plakat tersebut, namun anehnya, bantuan tidak pernah di terima, "bantuan tidak kunjung datang dari Pemerintah, kenapa bisa amburadul seperti ini data Masyarakat, apakah Dinsos Bengkalis tau atau tidak tau nama-nama yang mendapat bantuan itu, layak atau tidak sebagai penerimanya", ujarnya.

Keluhan senada juga disampaikan salah seorang warga Kebun Kapas 4 jalan Bengkalis, Kelurahan Rimba Sekampung, Rt.04 Rw.02 Kecamatan Bengkalis, warga di Rt/Rw. 02/09 Desa Balai Makam KM.7 Kulim Kecamatan Bathin Solapan Duri, mengutarakan hal sama.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Dra. Hj. Martini, M.H, melalui Kepala Seksi Identifikasi, dan Penguatan Kapasitas, Pada Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Bengkalis, Firdaus kepada wartawan ranahriau.com pada Senin (02/03/2020) menyampaikan klarifikasinya, "pertama,    Rumah Tangga yang berada dijalan Sepakat, RT.05 RW.05 Desa Senggoro, adalah milik Bapak Sulaiman, tidak dapat bantuan karena memang Rumah Tangga ini tidak tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Bengkalis", ujarnya.

Selanjutnya, Firdaus juga menyampaikan, kenapa Rumah Tangga ini masih ada tanda Rumah Tangga Miskin, karena Rumah Tangga ini, oleh Desa dialihkan sebagai penerima, menggantikan Rumah Tangga bp, Abdul Wahab, yang tinggal di RT yang sama, dan Rumah Tangga tersebut tercantum di dalam DTKS Bengkalis.

"Begitu juga halnya yang keduanya, terhadap Rumah Tangga yang ada di Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, dilakukan pengecekan Rumah Tangga ini, sudah dikeluarkan dari DTKS, pada awal tahun 2020 ini, tidak lagi menerima bantuan", ungkapnya.

Lanjutnya, terhadap Rumah Tangga miskin, dan bagi yang belum mendapat bantuan, dapat diusulkan oleh Desa/Kelurahan untuk dimasukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), "agar bisa dilakukan pendataan", paparnya mengakhiri pembicaraan.
 

Editor : Hafiz
Komentar Via Facebook :