HPN ke-74, H.Abi Bahrun Sebut Pers Adalah Pilar ke-4 Demokrasi
"Pers sebagai pilar ke empat harus bisa memberikan informasi yang akurat dan sehat bagi masyarakat, Selamat HPN 2020," H. Abi Bahrun, S.S, M.Si.
Sejumlah agenda penting mewarnai HPN ke-74 tahun 2020, Insan Pers Indonesia, memilih Provinsi Kalimantan Selatan (KalSel) tepatnya di Kota Banjarmasin, sebagai lokasi yang strategis untuk merayakannya.
Hari Pers Nasional (HPN), yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, sejak pada tanggal 7-8-9 tahun 2020 ini begitu meriahnya.
DURI, RANAHRIAU.COM - Bakal Calon (Balon) Bupati Bengkalis 2020, H. Abi Bahrun, S.S, M.Si mengucapkan selamat Hari Pers Nasional, 9 Februari 1946 - 9 Pebruari 2020.
Menurutnya, Pers Indonesia memiliki peran penting, sebagai Pilar Ke empat dalam Demokrasi, Eksekutif, Legislatif, Yudikatif dan Pers adalah kekuatan yang harus bersinergi.
"Insan Pers Media di Daerah, harus mampu mengenal keunikan Daerah, harus mampu memahami masalah di Daerah, juga mengekspose kegiatan pembangunan Daerah yang berujung pada Apresiasi keragaman dan kemajemukan Daerah itu sendiri," Ujarnya kepada ranahriau.com, Minggu, (9/2/2020) melalui sambungan selular.
Politisi PKS ini menambahkan, Peran insan pers dalam pemerintahan sangat besar, baik dalam mewartakan agenda pmerintahan, ataupun memberikan kritikan kepada kebijakan pemerintah.
Oleh Karena itu, H. Abi Bahrun sangat memberikan apresiasi dan tahniah kepada seluruh insan pers Indonesia.
"Dalam peringatan HPN 2020, Pers secara konsisten telah mewartakan kerjanya pemerintah, memberi dukungan dan memberikan masukan serta kritik yang baik, kritik pedas, maupun kritik biasa saja, Pers yang memproduksi yang mendeliver berbagai macam nilai- nilai keluhuran, keagungan, kesempurnaan dari peradaban suku bangsa. Karena itu tanggung jawabnya seorang insan Persa sangat lah besar." Tukasnya.
Anggota DPRD Bengkalis ini juga mengingatkan, Ditengah pesatnya perkembangan zaman di era milenial dan penyebaran informasi yang tak terbatas, Pemerintah sangat membutuhkan kehadiran insan Pers, dengan prespektif yang jernih, dan turut berperan dalam melawan kekacauan informasi, hoax, ujaran kebencian, yang berpontensi mengancam kehidupan Demokrasi.
"Pers juga harus bisa menciptakan masyarakat yang sehat, dalam arti sehat dalam mencerna setiap informasi yang di sajikan oleh Pers," Imbuhnya.
Masih dijelaskan dia, Pers berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi bangsa dalam keadaan kondusif, oleh sebab itu, Kata dia, ekosistem media harus dilindungi dan diproteksi sehingga masyarakat bisa mendapatkan konten berita yang baik.
"Saya berharap mudah-mudahan gagasan pers sebagai Pilar Demokrasi ke-empat menjadi komitmen kuat bagi para insan pers, mudah-mudahan hal ini bisa dipertahankan, perlu juga kontrol yang serius untuk insan pers, Karena tanpa kontrol pers yang sehat akan sangat berpotensi membahayakan negara termasuk bangsa Indonesia ini." Tutupnya.


Komentar Via Facebook :