Kawasan Pesisir Riau Harus Diperhatikan Pemerintah Pusat

Edwin Titipkan Aspirasi Nelayan Riau Kepada Menteri Edhy

Edwin Titipkan Aspirasi Nelayan Riau Kepada Menteri Edhy

Anggota DPD RI asal Riau, Edwin Pratama Putra Saat Menyerahkan Proposal Berupa Aspirasi Masyarakat Riau, Kepada Menteri KKP RI, Edhy Prabowo

JAKARTA, RANAHRIAU.COM - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Riau, Edwin Pratama Putra, menyerahkan proposal aspirasi dari masyarakat Riau kepada Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (22/1/20).

Sebundel proposal yang diserahkan Edwin dalam kesempatan rapat bersama Menteri Edhy, merupakan hasil dari penyerapan aspirasi yang ia lakukan ketika kunjungan kerja (reses pertama) di 7 Kabupaten yang ada di Riau, dalam kurun waktu beberapa bulan sejak ia dilantik Oktober 2019 silam.

"Riau merupakan kawasan strategis sebagai pintu-pintu masuk dari negara tetangga. Namun Riau sendiri masih belum memadai untuk akses infrastruktur khusus kawasan pesisir laut, seperti dermaga berkapasitas besar untuk menunjang akses perekonomian nelayan dan aktifitas barang dan jasa lainnya," kata dia.

Edwin juga memaparkan kepada Menteri Edhy, terkait kondisi pesisir di Riau seperti Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Dimana kondisi saat ini kian memprihatinkan, setidaknya abrasi yang terjadi 12 sampai 14 meter tiap tahunnya.

"Perlu kami sampaikan kepada bapak menteri, terkait kebijakan KKP yang tidak lagi memberlakukan penenggelaman kapal asing yang masuk di perairan kita. Hal ini bagi nelayan memang ada positifnya. Kenapa harus menenggelamkan kapal, kalau kapal yang ditangkap bisa diberikan kepada nelayan setempat. Karena proposal-proposal dari nelayan untuk bantuan kapal penangkap ikan yang memadai, sudah berulang tahun dan tidak pernah ada realisasinya," ujar Edwin sembari menjelaskan.

Diakhir penyampainnya Edwin berharap proposal yang sudah diserahkan, berisi permintaan bantuan untuk nelayan yang ada di Riau, tidak lagi berulang tahun dan benar-benar dapat direalisasikan oleh KKP.

 

 

 

Editor : Ahnof
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :