Terkesan Proyek Hotmix Asal Jadi, Tokoh Masyarakat Duri Angkat Bicara

Terkesan Proyek Hotmix Asal Jadi, Tokoh Masyarakat Duri Angkat Bicara

Proyek Pembangunan Jalan Desa Harapan Gang Matahari, bersumber dari Anggaran APBD Kabupaten Bengkalis, mendapatkan kritikan keras dari beberapa Tokoh Masyarakat Kota Duri. Pasalnya, pihak kontraktor, CV. Bintang Gemilang, melakukan pekerjaan pada malam hari sekira pukul 20.00 Wib, Selasa 3/12/2019.

DURI, RANAH RIAU.COM - Melihat aktifitas tersebut, Ketua RT. 03 RW.05 Kelurahan Air Jamban, kecamatan Mandau, H. Munarlis terkejut dengan kehadiran beberapa unit alat berat yang ingin melakukan pekerjaan hotmix di daerahnya.

"Saya sangat terkejut melihat pemborong mau mengerjakan proyek di malam hari, ada apa dengan mereka ya, kenapa harus malam-malam begini mau bekerja, saya pun sebagai ketua RT disini tidak di beritahu oleh mereka, apa maksudnya mereka, sepertinya tidak ber-etika," Cetusnya saat ditanyai Wartawan ranahriau.com.

Tidak hanya itu, Hal senada juga disampaikan dua tokoh masyarakat Duri, H. Thamrin Mali dan H. Arwan Mahidin.

Kedua tokoh itu mengkritik keras proyek Hotmix yang dikerjakan pada malam hari. 

"kami juga barusan sudah menegur pihak kontraktor, mereka sebagai pemborong hendaknya profesional lah, kami juga sudah minta tolong ke mereka untuk di kerjakan proyek ini sesuai dengan bestek yang sudah di tetapkan," Sebut mereka.

Menguatkan pernyataan, kedua mantan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis ini juga memperlihatkan kepada wartawan, kualitas Bestek tidak memenuhi syarat.

Sebab, Masih dikatakan mereka, masih ada rumput yang tidak dibersihkan dalam proses pengerjaan.

Mestinya, sebelum di siram dengan hotmix, kontraktor harus membersihkan rumput tersebut dari badan jalan yang akan dikerjakan.

"coba lihat sepanjang jalan ini, rumput masih tumbuh dan tidak dipotong serta tidak di bersihkan oleh pemborong tersebut, lihat dasar bestek lah sebelum memulai pekerjaan, sebelum dikerjakan pembangunan hotmix, tanah harus bersih dari rumput, kalau tidak bersih tanahnya, bagaiamana kwalitasnya, sudah tentu tidak bagus, itu menurut bestek." Ucapnya.

"karena tidak bisa dilakukan pekerjaan pemadatan base untuk pembangunannya, akibat ulah oknum-oknum kontraktor ini memang membuat kita semua gerah melihatnya, kami sangat menekankan kepada instansi terkait di Kabupaten Bengkalis untuk turun kelapangan, dan benar-benar mengawasi aktifitas rekanan kontraktor di lapangan, karena itu uang rakyat harus benar-benar untuk kesejahteraan rakyat," Tandasnya.


 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :