LSM PERKARA Riau Pinta Kejari Bengkalis Periksa Dugaan Korupsi Videotron

LSM PERKARA Riau Pinta Kejari Bengkalis Periksa Dugaan Korupsi Videotron

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM -  Sekretaris LSM PERKARA Riau Jackson, HM, melakukan investigasi Videotron atau pun gambar yang bergerak di lapangan Tugu, Jalan Jendral Sudirman Kabupaten Bengkalis, Kamis, 24 Oktober 2019, kini tidak berfungsi lagi. 

Anggaran proyek Videotron tersebut telah dianggarkan pada tahun 2014 beberapa tahun yang lalu dari bagian Humas Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan nilai lebih kurang Rp 1,5 Milyar, dan diduga sudah melakukan penyimpangan.

"Iya, kita meminta secara tegas kepada aparat penegak hukum kiranya menindak tegas mengenai proyek Videotron yang ada dilapangan Tugu tersebut. Dan dalam waktu dekat ini kita akan menyurati sekaligus memberikan laporan mengenai Video tron itu." ungkapnya ke ranahriau.com, Kamis, (24/10/19).

Informasi yang dihimpun ranahriau.com, bahwa proyek pengadaan yang dikerjakan oleh CV Karya Pratama Lestari itu, diduga tidak sesuai spesifikasi yang tertera di dalam dokumen pelelangan.

Yang kita temukan dan telah di peroleh bahwa proyek tersebut tidak sesuai Spek diantaranya adalah Gride yang dikerjakan ternyata Gride China. Selanjutnya di Videotron itu dimana tempat sarang burung bertelur dan sekarang ini hanya sebagai pajangan saja," ujar Jackson.

Pengadaan ini, lanjut Jackson, ini telah  bertentangan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 tentang Pengadaan Barang dan Jasa milik pemerintah. Untung dari rekanan tidak bisa melebihi dari 20 persen dari nilai anggaran.

"Maknanya, kalau kita hitung siap pasang Videotron dengan harga tidak melebihi dari Rp 700 Juta. Ini artinya adanya indikasi terjadi Mark-Up sekitar 30 persen dari anggaran yang ada, sekaligus kita akan membuat laporan secepatnya ke Jaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis dan aparat penegak hukum." Sebut Jackson dengan tegas.


 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :