H. Halim : Tidak Bapak Ibu Saja Yang Kecewa, Saya Juga Kecewa dan Merasa Malu

H. Halim : Tidak Bapak Ibu Saja Yang Kecewa, Saya Juga Kecewa dan Merasa Malu

Foto : Kegiatan Temuh Ramah dan Silaturahmi antara masyarakat Singingi atas dengan Wabup Kuansing H. Halim

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Wakil Bupati Kuansing, H. Halim menghadiri acara temu ramah dan Silaturahmi bersama masyarakat Exstran F8-F10, tepatnya di desa sumber datar, kecamatan Singingi. Jumat (4/10/2019) siang kemarin.

Temu ramah tersebut diikuti oleh para tokoh dan masyarakat dari sejumlah desa exstran, yakni Desa Sumber Datar, Sungai Keranji, Air Emas, Sungai Bawang, Pasir emas, Sungai Sirih, Sungai Kuning, dan Desa Petai Baru. Selain tokoh dan masyarakat, juga turut hadir sejumlah pemerintah desa.

Pada acara tersebut, wakil bupati Halim disemprot Masyarakat Exstran dengan beberapa pertanyaan seputar janji Halim di masa Pilkada lalu yang belum terealisasi hingga saat ini. Karena Pada kesempatan itu diadakan sesi tanya jawab (dialog) antara Wabup dengan tokoh-tokoh dan masyarakat Singingi Atas, supaya lebih terbuka apa sebenarnya yang terjadi dalam pemerintahan Mursini-Halim.

Salah seorang warga Singingi atas, Jamila warga Desa Sumber Datar, kembali menanyakan janji-janji wabup di masa pilkada lalu saat bersama Mursini-Halim, seperti pembangunan jalan simpang Hondoyo-Sumber Datar sepanjang 7 kilometer.

Terkait pertanyaan ini, Wabup menjawab bahwa benar dirinya pernah berjanji akan melakukan pengaspalan jalan. Selama ini ia sudah mengusulkan pembangunan Jalan dari Simpang Handoyo - Sumber Datar dengan panjang tujuh kilometer. Namun, kata dia, dirinya hanya wakil, sementara semua kebijakan ada di pimpinan daerah yaitu Bupati.

"Coba kita bayangkan, Ada ratusan miliar utang pembangunan yang dibayar Bupati, salah satunya hutang pembangunan tiga pilar. Saya tidak pernah setuju membayar hutang tersebut, karena masih bermasalah," cetus Halim

"Sampai saat ini apa manfaatnya bagi masyarakat dari Hotel Kuansing dan gedung kampus Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) yang sampai sekarang tidak bisa difungsikan karena sudah salah dalam perencanaan awal. Kalau seandainya dana ratusan miliar rupiah itu kita alokasikan pada pembangunan jalan, sudah ratusan Kilometer yang bisa kita realisasikan pengaspalannya," ujar Halim

Ibu-ibu Selfie bersama wabup H.Halim

"Kalau cuma tujuh kilometer dari simpang Handoyo ke desa sumber datar, itu cuma sedikit, tapi kebijakan sepenuhnya ada pada Bupati. jadi bukan bapak ibu saja yang Kecewa, saya juga lebih Kecewa," ulasnya

Halim mengaku malu kepada masyarakat Singingi Atas, sebab sampai saat ini ia belum bisa merealisasikan pembangunan jalan tersebut. Dia menyebut baru bisa merealisasikan janjinya di 2020.

"Ya, untuk tahun 2020, insya Allah akan direalisasikan pembangunan Jalan Handoyo-Sumber Datar dengan panjang dua kilometer," ujarnya.

Sementara itu, masyarakat Singingi atas menginginkan Wabup Halim menganggap Singingi atas tersebut dijadikan desa kedua Halim. "kami menginginkan Exstran ini adalah desa yang kedua bagi pak Wabup, jadi bangunlah kami di sini, kami insyaallah kalau ndak akan seratus persen mungkin delapan puluh persen akan sepakat mendukung bapak," ucap mereka.

Selain itu, Wabup memberikan aspresiasi kepada tokoh dan masyarakat exstran dan Pemerintah Desa atas terselenggaranya kegiatan ini.

"Melalui kegiatan ini, silahturahmi antara saya dan masyarakat akan semakin erat, sehingga tidak ada jarak lagi antara saya dan masyarakat. Saya juga minta maaf kepada masyarakat Singingi Atas, sebab baru kali ini kita dapat bertatap muka kembali," tutup Halim

Terpantau wartawan ranahriau.com bahwa acara tersebut Sangat terbuka sekali, masyarakat Exstran tampak antusias dengan adanya kunjungan H. Halim ini, karena masyarakat Exstran sudah lama menunggu kehadiran pemerintah daerah dan telah menyimpan banyak unek-unek terkait kebijakan pemerintah Kuansing selama ini yang belum mereka ketahui.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :