Polisi Terkesan Tutup Mata Dengan Maraknya Aktivitas PETI di Hulu Kuantan
TELUK KUANTAN, RANAHRIAU.COM - Maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kecamatan Hulu Kuantan, seolah-olah luput dari pantauan penegak hukum, dan seolah-olah polisi tutup mata dengan kegiatan ilegal tersebut di Kuansing.
Pasalnya, Puluhan Rakit Dompeng masih terlihat beroperasi nyaman dan buka-bukaan dihadapan publik, terutama sangat terlihat jelas bagi setiap para pengguna jalan yang melintas di jembatan yang menghubungkan Desa Lubuk Ambacang, dengan desa Kombu, kecamatan Hulu Kuantan.
"Aktivitas PETI tersebut sangat kita sayangkan beroperasi di sekitar Jembatan Lubuk Ambacang, Selain menyajikan hiruk-pikuknya bunyi mesin Dompeng yang kurang sedap didengar, juga berdampak negatif pada bangunan jembatan beberapa tahun kedepan. Bisa jadi jembatan tersebut roboh kalau kita biarkan terus beroperasi di sekitar jembatan Lubuk Ambacang itu," kata Presiden Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), Boy Novry Yarko Alkaren, kepada media ini Selasa. (17/9/2019) Siang di teluk kuantan.
Lanjut Boy," kami sangat mengharapkan kepada pemangku kebijakan baik pihak hukum, maupun Anggota Legislatif terkhusus dapil III untuk turun langsung kelapangan menyelesaikan permasalahan ini, Kita tau mereka yang sudah terpilih dan telah di lantik adalah harapan dan perpanjangan tangan sebagai penyambung aspirasi masyarakat, bayangkan saja berapa nanti kerugian yang akan di alami jika hal itu akan terus berlanjut," ulasnya.

Boy mengatakan, sudah seminggu anggota DPRD Kabupaten Kuansing di lantik, namun kita lihat kinerja mereka masih jauh dari yang kita harapkan.
"Seharusnya mereka (Anggota DPRD Kuansing - red) sudah mulai turun lansung ke masyarakat untuk mengetahui bagaimana kondisi masyarakat sekarang," cetusnya
Terlepas dari keadaan yang menimpa Kabupaten Kuansing sekarang yang mengalami musim kemarau berkepanjangan, ditambahkan lagi perihal asap pekat yang menyelimuti negeri ini, namun belum ada kontribusi dari anggota DPRD yang di rasakan oleh masyarakat kita," ujar boy menandaskan


Komentar Via Facebook :