Parahh.!! dua Excavator Melintasi Jalan, Aspal Berpotensi Ambyar
BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - 2 unit alat berat (excavator) yang beratnya mencapai puluhan ton perunit, yang melewati di dusun II, Jalan Bantan, Desa Senggoro Kamis malam (12/9/19) sekitar pukul 23.57 WIB. Membuat badan jalan aspal menjadi rusak dan tergores besar di sepanjang jalan akibat di lalui 2 unit alat berat jenis excavator yang menuju ke lokasi pemilik alat berat itu.
Roda rantai 2 unit excavator tersebut menyentuh langsung ke aspal jalan dan di berikan beberapa keping papan untuk dijadikan alas roda rantai alat berat itu.

Namun, akibatnya setelah dilintasi alat berat itu aspal jalan berpotensi cepat rusak, dan pemilik alat berat itu sepertinya tidak menghiraukan jalan yang rusak tersebut.
Seharusnya jenis alat berat tidak boleh melintas di jalan aspal umum, sebaiknya menggunakan mobil khusus pengangkut untuk membawa alat berat. Agar jalan umum tidak terjadi kerusakan yang fatal.

Dikonfirmasi ranahriau.com kepada pekerja atau pengawal alat berat, yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, bahwa 2 unit excavator itu pemiliknya bernama AHI. kami hanya bekerja dan diberi upah (honor) dari Pak AHI bang." Ucap pekerja ke ranahriau.com, Kamis malam (12/9/19).
Selanjutnya, Manulang seorang penjaga gudang alat berat itu juga menyampaikan, alat berat itu sebenarnya dibawa menggunakan mobil khusus excavator. Tetapi kata Manulang, mobil khusus mengangkut alat berat sekarang berada di Pulau Rupat. Jadi kami terpaksa membawa alat berat itu melewati aspal jalan umum yang menggunakan beberapa keping papan untuk alas roda rantai excavator." ujarnya.

Kemudian, Manulang juga menyebutkan bahwa pemilik alat berat (excavator) sekarang berada di Malaysia, dan nomor Hpnya juga tidak bisa di hubungi." tandasnya.
ranahriau.com mengkonfirmasi melalui seluler, KEN anak dari pemilik (Owner) alat berat (excavator), katanya tunggu saya tanyakan dulu ke pak Manulang, sehingga sampai saat ini belum ada jawaban yang pasti.
Akibatnya, saat melintasi dijalan menimbulkan getaran alat berat (excavator) yang sangat kuat, membuat disetiap rumah bergetar di dusun II, jalan Bantan, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis seperti terjadi gempa bumi dan menganggu ketentraman warga yang lagi tidur.
Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bengkalis, pihak yang berwenang atau pun instansi terkait, agar menindak tegas kepada pemilik alat berat tersebut.
Fasilitas Negara dirusak karena ulah owner atau pengusaha yang tidak bertanggung jawab. Dan apa yang dilakukan ini sungguh tidak beretika yang akan berdampak pada percepatan pengerusakan jalan.


Komentar Via Facebook :