Air PDAM Tidak Menetes, Subsidi Mengucur Deras. Ada Apa Dengan PDAM ?

Air PDAM Tidak Menetes, Subsidi Mengucur Deras. Ada Apa Dengan PDAM ?

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Sudah sekian bulan berjalan, akibat musim panas dan kemarau panjang sudah hampir sebulan air PDAM tak mengalir ke rumah-rumah warga. Kondisi ini berdampak pada terganggunya aktivitas warga yang membutuhkan air minum. Saat ini mendengar air di PDAM menjadi perbincangan hangat warga khususnya pulau Bengkalis.

"Iya, kami di sini sudah hampir sebulan ini air PDAM tak mengalir dengan lancar," Ujar Salah seorang warga.

Untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci kita terpaksa mencari sumber air lain. Beli air Galon atau mencari sumber ke rumah warga yang masih ada sumur.

"Panca Dharma yang tergabung dalam Gempalis (Gerakan Mahasiswa Pemuda Peduli Kabupaten Bengkalis) mengatakan, menyesalkan atas kejadian ini, seharusnya dengan subsidi dari pemerintah sudah bisa menangani permasalahan air ini, bukan sedikit yang diberikan pemerintah. Seharusnya dengan anggaran 10-12 Milyar itu masyarakat sudah dapat mandi air mineral. 

Subsidi terus mengalir kepada PDAM, tapi air tak mengalir ke masyarakat yang Seharusnya BUMD sebagai penghasil PAD, tapi pada kenyataannya tetap masih menyusu kepada APBD. Tapi pelayanan tidak juga maksimal ke masyarakat sebagai pelanggan," ucapnya ke ranahriau.com, Selasa, (20/8/19) di Bengkalis.

Nah, disini kita ingin bertanya kepada PDAM maupun pemerintah Daerah serta Legislatif untuk bisa transparan dalam mencairkan anggaran untuk PDAM. Jangan anggaran cair tapi air tak mengalir seperti yang dirasakan saat ini.

Kita sangat mengecam atas macetnya air PDAM. Kami meminta pihak legislatif yaitu Komisi III memanggil dan mendesak Direktur PDAM segera menyelesaikan permasalahan ini. Kalau tak bisa juga menyelesaikan masalah air ini bagus di copot saja Direktur nya," tegas Panca.

Jika tidak bisa mengatasi masalah air ini, jangan salahkan kami (mahasiswa) bersama masyarakat turun menuntut direktur PDAM untuk MUNDUR dari jabatannya," tandasnya.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :