9 Hari Hilang, Akhirnya Nenek Owa Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

9 Hari Hilang, Akhirnya Nenek Owa Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Penemuan Sesosok Mayat di Dalam Sumur Tanah

TELUK KUANTAN, RANAHRIAU.COM - Setelah 9 hari dilaporkan hilang, Akhirnya nenek Waniar alias Owa (78), Seorang warga Desa Pintu Gobang kari, Kuantan Tengah, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Tubuhnya ditemukan mengambang di sebuah Sumur tanah berkedalaman 2 meter, Sabtu (10/8/2019) siang

Kapolres Kuansing AKBP Muh. Mustofa, SH.M.Si Melalui Kasubag Humas AKP kadarusmansyah membenarkan bahwa adanya penemuan mayat seorang Nenek di sebuah sumur tanah, di desa Pintu Gobang kari. "Nenek tersebut dikabarkan hilang sejak hari kamis sembilan hari yang lalu", ujarnya

Jasad nenek Owa tersebut kata Kadarusmansyah, ditemukan oleh Resti yang sedang mengembalakan kerbau. Menurut keterangan saksi, kata Kadarusmansyah, awalnya Resti mencium bau busuk yang berasal dari sebuah sumur tanah di sekitar tempatnya bergembala.

Karena baunya sangat menyengat, Kemudian Resti, memberitahukan warga dan Kepala Desa Pintu Gobang Kari, bahwa ada bau busuk yang berasal dari dalam sumur tanah. Dalam waktu singkat masyarakat sudah memadati lokasi disekitar sumur tanah tersebut untuk melihat secara langsung bau apa sebenarnya.

Setelah diketahui, ternyata jasad manusia dan memastikan bahwa jasad yang ditemukan tersebut merupakan nenek Waniar als Owa yang diberitakan hilang sejak tanggal 01 Agustus 2019 yang lalu. Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di air sumur sedalam  2 meter dengan posisi telungkup dan tubuh mulai membusuk.

Karena kondisi mayat yang sudah mulai membusuk, tambahnya, Tokoh Masyarkat Kenegerian Kari Ustadz Darwis DT dan tokoh masyarakat kenegerian kari lainnya, Kades Pintu Gobang, Pihak keluarga Korban dan pemilik tanah melakukan perundingan ditempat tentang pemakaman korban, dan hasil perundingan yaitu disepakati korban langsung disemayamkan dan dikuburkan didalam sumur tersebut.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :